Sebagian Wilayah di Barito Timur Akan Terdampak Pemadaman Listrik Pada 5 Februari 2026
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

Ilustrasi perbaikan jaringan listrik
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Sebagian wilayah di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah akan terdampak pemadaman listrik sementara yang dijadwalkan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tamiang Layang pada Kamis,( 5/2/ 2026).
Pemadaman ini dilakukan sehubungan dengan adanya pemeliharaan aset jaringan distribusi listrik ULP Tamiang Layang serta pekerjaan harian periodik yang dilaksanakan UP2B Kalselteng di Gardu Induk Amuntai. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Manager PT PLN ULP Tamiang Layang, Harry Abhiyaosa, mengatakan kegiatan pemeliharaan ini bersifat rutin dan penting untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil.
“Pemadaman ini merupakan bagian dari pemeliharaan berkala jaringan distribusi 20.000 volt, termasuk pekerjaan periodik di Gardu Induk Amuntai. Tujuannya untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Harry dalam keterangannya yang diterima, Rabu, (4/2/ 2026).
PLN menyampaikan bahwa pemadaman direncanakan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan estimasi waktu menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Pasar Panas, Taniran, Jaar, Kandris, Gumpa, Maragut, Bamban, Tewah Pupuh, Matabu, Tamiang Layang, Dorong, Matarah, Didi, Bangkirayen, Sulung, Haringen, Mabidek, Tumpa Dayu, Jaweten, Karang Langit, Kecamatan Paju Epat, serta daerah sekitarnya.
Selain kawasan permukiman warga, pemadaman juga berdampak pada sejumlah pusat layanan pemerintahan dan keamanan seperti kantor DPRD, kantor bupati, rumah jabatan bupati, kantor kejaksaan, pengadilan, Polres, Koramil dan instansi lainnya.
Harry menjelaskan pekerjaan yang dilakukan mencakup pemeliharaan jaringan distribusi, perawatan gardu induk, serta perintisan atau pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik (right of way/ROW) untuk mencegah gangguan.
“Kami juga melakukan pemangkasan pohon dekat jaringan sebagai langkah antisipasi agar aliran listrik ke pelanggan nantinya lebih stabil dan aman,” jelasnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan listrik sebelum pemadaman berlangsung. Bagi pelanggan yang menggunakan genset, PLN juga meminta agar instalasi dipisahkan dari jaringan PLN demi keselamatan.
“Apabila ada perubahan rencana pemadaman, kami akan segera menginformasikan kepada masyarakat. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta kerja samanya,” tutup Harry Abhiyaosa.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. (A1)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar