Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

234 Kasus Gangguan Ginjal Tercatat di Kalteng Selama Tahun 2025, Ini Penjelasan Dinkes

  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Palangka Raya  — Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Tengah, sepanjang tahun 2025 tercatat sedikitnya 234 warga Kalteng yang terseber di 14 kabupaten/ kota yang  mengalami gangguan fungsi ginjal. Sehingga kasus ini menjadi perhatian serius di sektor kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kalteng, dr. Riza Syahputra, mengungkapkan, kasus tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini dengan jumlah yang bervariasi. Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi daerah dengan kasus tertinggi yakni 96 orang, disusul Kapuas sebanyak 66 orang.

BERIKUT DATA FUNGSI GINJAL ABNORMAL DI KALTENG 2025

DAERAH JUMLAH

  • Kotawaringin Barat 96 Orang
  • Kapuas 66 Orang
  • Kotawaringin Timur 16 Orang
  • Lamandau 13 Orang
  • Seruyan 12 Orang
  • Katingan 10 Orang
  • Palangka Raya 6 Orang
  • Barito Timur 4 Orang
  • Murung Raya 3 Orang
  • Barito Utara 2 Orang
  • Gunung Mas 2 Orang
  • Pulang Pisau 2 Orang
  • Barito Selatan 1 Orang
  • Sukamara 1 Orang

TOTAL 234 Orang

Menurut Riza, gangguan ginjal tidak hanya berupa gagal ginjal yang sering dikenal masyarakat. Terdapat berbagai jenis penyakit ginjal lain yang juga dapat menyerang dan mengganggu fungsi organ vital tersebut.

“Beberapa jenis penyakit ginjal yang umum ditemukan antara lain gagal ginjal akut maupun kronis, batu ginjal, infeksi ginjal atau pielonefritis, penyakit ginjal polikistik, glomerulonefritis, hingga kanker ginjal,” kata dr Riza di Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, kerusakan ginjal biasanya terjadi secara perlahan dan kerap tidak disadari oleh penderitanya pada tahap awal. Penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi menjadi faktor utama yang dapat memicu gangguan fungsi ginjal apabila tidak terkontrol dengan baik.

Selain itu, lanjutnya, gaya hidup yang kurang sehat juga berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko kerusakan ginjal.

Misalnya, kurangnya konsumsi air putih, pola makan tinggi garam, kebiasaan merokok, hingga penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis.

“Penyebab ginjal bisa rusak antara lain karena penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, serta gaya hidup tidak sehat. Faktor lain juga dapat berasal dari konsumsi obat pereda nyeri dalam jangka panjang,” jelasnya.

Untuk mencegah gangguan ginjal, masyarakat diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, yakni minum air putih sekitar 8 hingga 10 gelas per hari,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan kadar garam rendah, menjaga berat badan tetap ideal, serta rutin berolahraga agar kondisi tubuh tetap prima.

Tidak kalah penting, masyarakat juga diminta untuk menghindari kebiasaan merokok, membatasi penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat pereda nyeri tanpa resep dokter, serta secara rutin memeriksa tekanan darah dan kadar gula darah.

Riza menekankan bahwa upaya pencegahan sangat penting karena penyakit ginjal sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan ginjal perlu terus ditingkatkan.

“Dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin, risiko gangguan ginjal dapat ditekan dan dideteksi lebih awal,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Luasan Karhutla di Kalteng Sejak 1997 Silam, Kapolda: Tahun Ini Alami Penurunan

    Inilah Luasan Karhutla di Kalteng Sejak 1997 Silam, Kapolda: Tahun Ini Alami Penurunan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya – Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyebut tren kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menurun dari tahun ke tahun.  Inilah tren luasan lahan terbakar di Kalteng pada sejumlah periode yang dipengaruhi fenomena El Nino. Pada 1997, saat terjadi El Nino sangat kuat, luasan lahan terbakar disebut mencapai hampir 2 juta hektare.  Kemudian pada […]

  • Bakar Lahan di Barsel, Remaja Berkebutuhan Khusus Diamankan, Polisi Buru Aktor Intelektualnya

    Bakar Lahan di Barsel, Remaja Berkebutuhan Khusus Diamankan, Polisi Buru Aktor Intelektualnya

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Buntok –  Kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan lebih dari 5 hektare lahan di Desa Pamangka, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), masih didalami polisi. Seorang remaja yang masih di bawah umur telah diamankan sebagai terduga pelaku. Yang bersangkutan terlihat juga anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut disampaikan Kapolres Barito Selatan (Barsel) […]

  • Polri Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Saat Nataru

    Polri Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Saat Nataru

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meningkatkan pengawasan untuk mencegah peredaran narkoba pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa dia telah memerintahkan jajaran untuk melaksanakan pengawasan di tempat-tempat hiburan. “Khusus kepada jajaran narkoba akan lebih meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap tempat-tempat objek […]

  • Pemkab Sambut Baik Rencana ULM Buka Kelas Pasca Sarjana di Barito Timur

    Pemkab Sambut Baik Rencana ULM Buka Kelas Pasca Sarjana di Barito Timur

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyambut rencana pembukaan kelas Program Pasca Sarjana  (S2) oleh Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di daerah itu, sebagai langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Tim Pascasarjana ULM yang dipimpin Abdul Halim Barkatullah dengan Bupati Barito Timur M Yamin dan […]

  • Setiap OPD Diminta Kirim  5 Orang ASN Ikuti Program Komcad 2026

    Setiap OPD Diminta Kirim  5 Orang ASN Ikuti Program Komcad 2026

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Sekretariat Daerah meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengirimkan lima orang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2026. Permintaan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur tertanggal 17 April 2026. Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, dalam suratnya menegaskan […]

  • Jelang Paskah, Pemkab Bartim Gelar Kerja Bakti Serentak di Tiga Lokasi Pemakaman

    Jelang Paskah, Pemkab Bartim Gelar Kerja Bakti Serentak di Tiga Lokasi Pemakaman

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang —  Pemerintah Kabupaten Barito Timur melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama di sejumlah lokasi pemakaman, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus persiapan menyambut peringatan Hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah). Kerja bakti dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan menyasar tiga titik lokasi, yakni […]

expand_less