Selasa, 17 Feb 2026
light_mode
Trending

Lebih Awal, Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2026 pada 18 Februari 2026; Ini alasanya…

  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Jakarta – Pakar ilmu falak Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (MTT PP) Muhammadiyah, Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, akhirnya buka suara soal penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penjelasan ini disampaikan untuk merespons pernyataan seorang Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN yang menilai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) “tidak cermat merujuk kriteria Turki”.

Menurut Arwin, pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan preseden negatif di ruang publik, mengingat disampaikan oleh figur dengan otoritas keilmuan.

Karena itu, ia merasa perlu memberikan klarifikasi ilmiah agar tidak terjadi kesalahpahaman, khususnya terkait anggapan bahwa metode Muhammadiyah tidak akurat.

Arwin menjelaskan bahwa Muhammadiyah sejatinya telah menerbitkan penjelasan resmi melalui MTT PP Muhammadiyah pada 27 Muharam 1447 H atau 22 Juli 2025, yang diumumkan ke publik sehari setelahnya.

Dalam penjelasan itu, disebutkan bahwa awal Ramadan 1447 H yang semula tercantum pada 19 Februari 2026 dikoreksi menjadi 18 Februari 2026.

“Koreksi ini bukan keputusan mendadak, melainkan hasil kajian ilmiah mendalam dan diskusi intensif, termasuk bersama para ahli teknologi informasi dan pengembang perangkat lunak hisab,” ujar Arwin, Kamis (8/1).

Ia menegaskan, penyesuaian tersebut dilakukan demi menjaga akurasi ilmiah, integritas keilmuan, serta konsistensi prinsip dalam penentuan waktu ibadah.

Berbeda dengan Diyanet Turki

Arwin mengakui, proses internalnya berlangsung cukup dinamis dan masih menjadi bagian dari pengembangan ilmiah berkelanjutan di tubuh Muhammadiyah.

Muhammadiyah juga sepenuhnya menyadari bahwa keputusan ini berbeda dengan Diyanet Turki, yang menetapkan awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026.

Namun, Arwin menegaskan bahwa penetapan 18 Februari 2026 tetap mengacu pada parameter KHGT hasil Muktamar Turki 2016, yakni ketinggian hilal minimal 5 derajat, elongasi minimal 8 derajat, serta terpenuhinya syarat ijtimak.

Dalam kasus Ramadan 1447 H, memang belum ada wilayah di dunia yang memenuhi syarat ijtimak sebelum pukul 24.00 UTC.

Ada Parameter Lanjutan Berupa Ijtimak

Namun, parameter lanjutan berupa ijtimak sebelum fajar di Selandia Baru serta terpenuhinya kriteria 5–8 derajat di daratan Benua Amerika dinilai sudah terpenuhi.

Arwin mengungkapkan, beberapa wilayah di Semenanjung Alaska dan sekitarnya memenuhi kriteria tersebut, termasuk wilayah dengan koordinat 56° 48′ 49″ LU dan 158° 51′ 44″ BB, serta kawasan Chevak, Tununak, Hooper Bay, Togiak, Kipnuk, dan Port Heiden.

“Wilayah-wilayah tersebut secara administratif merupakan bagian dari Amerika Serikat dan secara geografis masih termasuk daratan Benua Amerika,” tegasnya.

Atas dasar itulah, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H secara global jatuh pada 18 Februari 2026.

Perbedaan Analisis, Bukan Soal Ketidakcermatan

Menanggapi perbedaan dengan Diyanet Turki, Arwin menyebut perbedaan terletak pada penilaian terhadap kawasan Alaska. Diyanet Turki tidak memasukkan wilayah Kepulauan Aleutian dan Fox karena dinilai terpisah secara geografis serta memiliki kepadatan penduduk sangat rendah.

Sementara Muhammadiyah menilai bahwa wilayah yang memenuhi kriteria berada di daratan utama Amerika Utara, sehingga sah dijadikan dasar penetapan kalender Hijriah global.

“Ini bukan soal cermat atau tidak cermat, melainkan perbedaan analisis ilmiah dalam menerapkan kriteria yang sama,” ujarnya.

Arwin juga menanggapi kritik terkait pendekatan geosentrik dan toposentrik yang kerap memunculkan perbedaan hasil perhitungan.

Ia menekankan bahwa putusan Muktamar Turki 2016 bersifat umum dan tidak merinci aspek teknis seperti batas ufuk, awal hari, maupun metode perhitungan secara detail.

 

Bahkan, dalam buku Mu’tamar Tauhid at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad disebutkan bahwa hasil Muktamar Turki masih memerlukan uji coba, evaluasi, dan pengembangan lanjutan. (net)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT 18, Anggota DPRD Kalteng Dan Barito Timur Fraksi Gerindra Gelar Baksos Ke Tiga Panti Asuhan

    Jelang HUT 18, Anggota DPRD Kalteng Dan Barito Timur Fraksi Gerindra Gelar Baksos Ke Tiga Panti Asuhan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 tahun 2026, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur Fraksi Gerindra menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi tiga panti asuhan yang berada di wilayah Kabupaten Barito Timur, Jumat (30/1/2026). Adapun tiga Panti Asuhan yang dikunjungi tersebut adalah […]

  • KP2PK Tamiang Layang Dampingi ASN Diskominfops Bartim Lapor SPT Tahunan 2025

    KP2PK Tamiang Layang Dampingi ASN Diskominfops Bartim Lapor SPT Tahunan 2025

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –  Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tamiang Layang memberikan pendampingan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Barito Timur, Rabu (4/2/2026). Kegiatan pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi Diskominfops Bartim terkait implementasi […]

  • Polda Kalteng

    Dukung Pengamanan Haul Guru Sekumpul, Polda Kalteng Kirim 350 Personel

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), mengirim 350 personel gabungan untuk membantu pengamanan acara pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah pada 28 Desember 2025 atau haul ke-21 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). “Hari ini kita melakanakan apel kesiapan dalam rangka acara Haul ke-21 Guru […]

  • Warga Desa Dorong Gelar Pemilihan Penghulu dan Mantir

    Warga Desa Dorong Gelar Pemilihan Penghulu dan Mantir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

      Headline62, Tamiang Layang  –   Warga Desa Dorong, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, menggelar pemilihan Penghulu dan Mantir Desa, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan adat dan desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa setempat, Jumat (6/2/2026) dan diikuti dengan antusias oleh perwakilan masyarakat.   Pemilihan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, […]

  • DPRD Bartim Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Percepatan Program Pembangunan Daerah

    DPRD Bartim Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Percepatan Program Pembangunan Daerah

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistiyo, saat memimpin rapat kerja DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur di Ruang Rapat Paripurna DPRD Barito Timur, Senin,(12/1/2026). Rapat kerja […]

  • Zikir Prambanan

    Viral Aksi Zikir di Candi Prambanan, pengelola minta maaf dan keluarkan peringatan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62, Yogyakarta  – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orang melakukan zikir di kawasan pelataran Candi Prambanan viral di media sosial. Aktivitas tersebut terlihat berlangsung di area salah satu situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia dan memicu beragam respons dari publik. Dalam video yang beredar, sejumlah pria berbusana putih tampak duduk berjejer menghadap dinding batu […]

expand_less