Pemprov Kalteng Tuntaskan Perbaikan 15 Ruas Jalan Strategis
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- print Cetak

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng Prof Dr Ir Juni Gultom
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Palangka Raya — Di bawah kepemimpinan Gubernur H Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H Edy Pratowo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas antar wilayah , konkret diwujudkan melalui perbaikan dan pemeliharaan sejumlah ruas jalan strategis.
Memasuki Maret 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng mencatat progres signifikan dalam pembenahan infrastruktur jalan. Upaya tersebut dilakukan melalui pemeliharaan rutin serta perbaikan intensif guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng Juni Gultom mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pada sektor konektivitas.
“Seluruh rangkaian pemeliharaan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Palangka Raya, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, hingga pertengahan Maret 2026, sebanyak 15 ruas jalan strategis telah ditangani. Dari jumlah tersebut, 10 ruas merupakan kegiatan pemeliharaan rutin, sedangkan 5 ruas lainnya mendapatkan penanganan khusus akibat kerusakan yang bersifat mendesak.
Tidak hanya fokus pada perbaikan permukaan jalan, pemerintah juga memperhatikan aspek keselamatan. Tercatat sebanyak 2.351 lubang jalan berhasil ditutup di berbagai titik rawan kecelakaan. Selain itu, pemotongan rumput di bahu jalan sepanjang 1.651,39 kilometer turut dilakukan guna meningkatkan jarak pandang pengendara.
Penanganan infrastruktur ini tersebar di sejumlah wilayah kabupaten. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, perbaikan difokuskan pada ruas Sampit–Samuda–Ujung Pandaran. Sementara di Kotawaringin Barat, pemeliharaan dilakukan pada ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama hingga Riam Durian.
Selanjutnya, di Kabupaten Gunung Mas, perbaikan menyasar ruas Bawan–Kuala Kurun, terutama pada penutupan lubang jalan. Di wilayah Kapuas, Pemprov Kalteng juga menjalin kolaborasi dengan pihak swasta, termasuk PT Lifere Agro Kapuas, dalam pemeliharaan ruas Tahai–Balanti–Gadabung–Terusan. Adapun di Barito Timur dan Seruyan, perbaikan dilakukan masing-masing pada ruas Pasar Panas–Bentot dan Sukorejo–Tumbang Bai.
Secara keseluruhan, kondisi infrastruktur jalan di Kalteng menunjukkan tren positif. Dari total panjang jalan provinsi sepanjang 1.275,60 kilometer, tingkat kemantapan telah mencapai 87,33 persen. Angka ini melampaui tingkat kemantapan jalan nasional di wilayah Kalteng yang berada di angka 82,30 persen dari total panjang 2.084,29 kilometer.
Namun demikian, kondisi jalan kabupaten/kota masih menjadi perhatian, dengan tingkat kemantapan baru mencapai 38,44 persen dari total panjang 14.565,03 kilometer.
Juni menegaskan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pemeliharaan jalan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan infrastruktur yang semakin mantap, kami optimistis mobilitas masyarakat dan distribusi logistik akan semakin lancar, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(A1)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar