PT Kapuas Prima Coal Temukan Mineral Emas Kalteng, Ini Kata ESDM
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

Ilustrasi Boddington Gold Mine (Envato)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait dengan temuan indikasi mineralisasi emas (Au) pada tambang emiten tambang seng dan timbal, PT Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC) di Desa Bintang Mengalih, Belantikan Raya, Kalimantan Tengah.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM menegaskan temuan indikasi mineralisasi emas yang didapatkan ZINC dalam proses eksplorasi tersebut memang perlu dicatat dan dilaporkan.
Tri menyatakan seluruh tambang ketika ingin beroperasi maka akan mengacu pada data geologi awal, dalam eksplorasi tersebut nantinya dituangkan dalam feasibility study (FS); apakah tambang tersebut layak untuk ditingkatkan menuju ke tingkat produksi atau tidak.
Jika dalam tahapan FS tersebut perusahaan tambang menemukan mineral berharga lainnya yang tak tercantum dalam data geologi awal, maka perusahaan harus mencatatnya dan menuangkan dalam laporan FS.
Tri sendiri menilai indikasi mineralisasi emas yang ditemukan ZINC dalam tambang perusahaan merupakan suatu hal yang normal, sebab Au atau mineralisasi emas satu pembentukan dengan perak (Ag), timbal (Pb), dan seng (*/zn).
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar