E-Pahari Dikeluhkan, Purdiono Minta Bapenda Benahi Aplikasi
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- print Cetak

Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Purdiono
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Palangka Raya — Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Purdiono menilai, kehadiran aplikasi E-Pahari yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Kalteng telah memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah.
“Layanan digitalisasi ini adalah sebuah langkah maju dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan publik karena cepat dan aman,” tegas Purdiono,di Palangka Raya, Jumat (27/3/2026).
Dikatakan dia,secara pribadi dirinya masih dapat menggunakan aplikasi tersebut tanpa kendala berarti. Bahkan, kemudahan yang ditawarkan dinilai jauh lebih praktis dibandingkan metode konvensional yang mengharuskan wajib pajak datang langsung ke kantor Samsat maupun layanan Samsat keliling.
“Kemarin saya baru saja masih bisa membayar melalui E-Pahari, malah lebih mudah karena tidak perlu mendatangi kantor Samsat maupun Samsat keliling,” ucapnya
Meski demikian, ia tidak menampik adanya keluhan dari sebagian masyarakat yang mengalami kendala saat menggunakan aplikasi tersebut. Menurutnya, persoalan teknis seperti gangguan sinyal internet menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran transaksi digital.
“Jika ada kelemahan, mungkin itu aplikasi lewat handphone bisa saja akibat sinyal maupun sistem yang kurang sempurna karena baru saja diluncurkan,” katanya.
Purdiono pun mendorong Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kalteng untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap aplikasi E-Pahari. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan digital agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.
Lebih lanjut, ia menilai transformasi digital melalui E-Pahari telah mengurangi kebutuhan interaksi langsung dalam pelayanan publik. Hal ini dinilai tidak hanya efisien dari sisi waktu, tetapi juga menghemat biaya transportasi bagi masyarakat
“Sekarang sudah dilakukan pembayaran dengan mudah, jauh lebih gampang. Tidak ada lagi face to face, dalam artian tidak perlu transport atau mendatangi kantor Samsat maupun Samsat keliling, hanya dari tempat duduk sudah bisa,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan aplikasi ini dapat terus dioptimalkan sehingga masyarakat di daerah terpencil sekalipun tetap dapat mengakses layanan pembayaran pajak dengan mudah.
“Tidak perlu jauh ke kota, di desa pun sudah bisa, asal ada sinyal internet sudah bisa melakukan pembayaran,” pungkasnya. (A1*)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar