DPRD Barito Timur Panggil PT Adaro Dan Mitra, Bahas Sistem Penerimaan dan Hak-Hak Karyawan
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur secara memanggil pihak managemn PT Adaro Indonesia bersama miotra kerja diantaranya PT SIS, PT Wasco dan PT AlamTri untuk memberikan penjelasan terkait sistem penerimaan tenaga kerja serta pemenuhan hak-hak karyawan, Kamis (16/4/2026).
Rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang digelar di ruang sidang DPRD tersebut menghadirkan perwakilan manajemen PT Adaro Indonesia bersama miotra kerja diantaranya PT SIS, PT Wasco dan PT AlamTri, unsur Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang dihadiri Asisten II Setda Barito Timur Amrulah, Kadisnakertranprin Albeth, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Pemanggilan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat yang mempertanyakan transparansi rekrutmen tenaga kerja dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja lokal.
Wakil Ketua I Barito Timur Mardianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam hal kesempatan kerja bagi warga lokal.
“Kami ingin mendapatkan penjelasan yang jelas dan terbuka terkait sistem penerimaan karyawan. Jangan sampai ada kesan tertutup atau tidak berpihak kepada tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Selain itu, DPRD juga menyoroti berbagai aspek terkait hak-hak karyawan, seperti upah, jaminan sosial, keselamatan kerja, serta kepastian status kerja. Hal ini dinilai penting untuk memastikan tidak adanya pelanggaran terhadap ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.
Perwakilan managemen PT Adaro Indonesia dan Mitra Kerha dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa proses rekrutmen telah dilakukan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan kebutuhan perusahaan. Pihaknya juga menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kami terbuka terhadap masukan dan akan terus berupaya memperbaiki sistem yang ada, termasuk dalam hal pemberdayaan tenaga kerja lokal,” jelas perwakilan perusahaan.
RDP tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari anggota DPRD. Sejumlah anggota dewan meminta agar perusahaan lebih transparan serta memberikan prioritas kepada putra daerah dalam proses rekrutmen.
DPRD Barito Timur menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya, guna memastikan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat, khususnya para pekerja.
Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa DPRD akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui rekomendasi resmi, serta membuka ruang dialog lanjutan jika diperlukan. (A1)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar