Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Jurnalis Berasa Hakim dan Mau Menang Sendiri

  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Anigoru

PERS merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki tugas mulia menyampaikan informasi, melakukan kontrol sosial, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Namun, di tengah perkembangan media yang begitu cepat, muncul fenomena yang patut menjadi perhatian bersama, yakni ketika sebagian jurnalis mulai berperan seolah-olah sebagai hakim yang menentukan benar dan salah, sekaligus merasa dirinya paling benar.

Seorang jurnalis sejatinya bertugas mencari, mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan fakta kepada publik. Tugas memutuskan seseorang bersalah atau tidak berada di tangan lembaga peradilan. Ketika seorang wartawan mulai menulis dengan nada menghakimi, membentuk opini tanpa data yang utuh, atau bahkan menjatuhkan vonis sebelum proses hukum berjalan, maka fungsi jurnalistik telah bergeser dari penyampai fakta menjadi pengadil.

Fenomena ini sering terlihat dalam pemberitaan yang tidak berimbang. Narasumber yang dituduh diberi ruang sangat sedikit untuk memberikan klarifikasi, sementara tudingan yang berkembang justru diperbesar. Akibatnya, publik diarahkan untuk mengambil kesimpulan tertentu sebelum fakta sebenarnya terungkap.

Lebih memprihatinkan lagi ketika ada jurnalis yang tidak mau menerima kritik terhadap karya jurnalistiknya. Padahal, dalam profesi apa pun, kritik merupakan bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran. Sebagian wartawan justru merasa bahwa setiap kritik adalah serangan terhadap kebebasan pers. Sikap seperti ini menunjukkan adanya kecenderungan ingin menang sendiri dan menutup ruang dialog yang sehat.

Dalam praktik jurnalistik profesional, wartawan harus menjunjung tinggi prinsip verifikasi, keberimbangan, dan independensi. Kode Etik Jurnalistik mengajarkan bahwa wartawan Indonesia harus menguji informasi, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta melayani hak jawab dan hak koreksi. Prinsip-prinsip ini dibuat agar pers tetap dipercaya masyarakat.

Kepercayaan publik adalah modal utama media. Ketika jurnalis mulai bertindak sebagai hakim, jaksa, sekaligus eksekutor opini, maka kepercayaan itu perlahan akan terkikis. Masyarakat tidak lagi melihat media sebagai sumber informasi yang objektif, melainkan sebagai alat untuk menggiring opini sesuai kepentingan tertentu.

Karena itu, setiap insan pers perlu terus melakukan introspeksi. Menjadi wartawan bukan berarti memiliki hak untuk menghakimi orang lain. Wartawan hanya memiliki kewajiban menyampaikan fakta secara akurat dan berimbang. Biarlah masyarakat menilai berdasarkan informasi yang lengkap, dan biarlah pengadilan yang memutuskan berdasarkan hukum.

Pers yang kuat bukanlah pers yang merasa selalu benar. Pers yang kuat adalah pers yang berani mengakui kesalahan, terbuka terhadap kritik, dan tetap berpegang teguh pada etika profesi. Dengan demikian, jurnalisme akan tetap menjadi cahaya bagi publik, bukan palu hakim yang menjatuhkan vonis di ruang pemberitaan.**

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Gabungan Awasi Distribusi dan Harga BBM di SPBU Longkang dan Pengecer

    Tim Gabungan Awasi Distribusi dan Harga BBM di SPBU Longkang dan Pengecer

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama aparat TNI dan Polri mengawasi distribusi serta harga BBM di SPBU Longkang dan sejumlah kios pengecer, Senin (11/5/2026).

  • Bina Komunikasi Baik, Kapolres Barsel Silaturahmi Pamit dengan PWI Barito Selatan

    Bina Komunikasi Baik, Kapolres Barsel Silaturahmi Pamit dengan PWI Barito Selatan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Buntok – Hubungan insan pers dengan Polres Barito Selatan kian harmonis. Ini terbukti saat Kapolres Barito Selatan berkunjung untuk menjalin silaturahmi pamit dengan awak media di sekretariat PWI Barito Selatan yang terletak di Jalan Tugu, Buntok, Kamis (3/9/2026) malam. Kedatangan Kapolres disambut hangat Ketua dan anggota PWI Barito Selatan. Berbagi cerita menarik yang dikemas […]

  • Bank Kalteng Siap Lanjutkan Layanan Pembayaran KHBS Mulai Besok

    Bank Kalteng Siap Lanjutkan Layanan Pembayaran KHBS Mulai Besok

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya   —  Bank Kalteng menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan layanan pembayaran program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) seiring dengan berakhirnya masa libur Hari Raya Idulfitri. Mulai besok, seluruh jaringan kantor Bank Kalteng kembali beroperasi secara normal untuk melayani kebutuhan masyarakat. Bank Kalteng memahami tingginya kebutuhan masyarakat dalam mengakses program KHBS, serta berkomitmen untuk memastikan […]

  • 315 Mahasiswa UPR Bakal KKN di Kabupaten Barito Timur

    315 Mahasiswa UPR Bakal KKN di Kabupaten Barito Timur

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Sebanyak 315 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 21 desa yang tersebar di Kabupaten Barito Timur. Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Mahasiswa KKN […]

  • Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana  

    Jadi Tersangka Korupsi MBG, Ternyata Eks Kepala BGN Dadan Punya Harta Rp 9 M

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia secara resmi telah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG, Rabu (3/6/2026). Meneriknya Dadan tercatat punya harta Rp 9 miliar, saat dilihat dari KPK, Rabu (3/6/2026), terdapat […]

  • Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan melaksanakan peninjauan lokasi rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kamis (30/1/2026). Peninjauan lokasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Camat Patangkep Tutui, perwakilan SPPG […]

expand_less