Lindungi Warga dari Bahaya Kabut Asap, Para Bidan Barito Timur Bagikan Masker dan Vitamin
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Sejumlah bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Barito Timur turun langsung ke ruang publik membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap karhutla.
Kegiatan tersebut berlangsung di sekitar RTH Taman Nansarunai Tamiang Layang, Kamis,(10/9/2026).
Para bidan menyasar warga yang melintas, orangtua yang menjemput anak sekolah, hingga para pelajar yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Barito Timur, Marethalina, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian organisasi profesi bidan terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat akibat kondisi udara yang memburuk yang disebabkan oleh kabut asap. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah risiko gangguan kesehatan, khususnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut,” katanya.
RTH Taman Nansarunai dipilih karena kawasan tersebut menjadi salah satu pusat keramaian dan tempat masyarakat beraktivitas di luar ruangan. Di sekitar lokasi juga terdapat empat sekolah, yakni SMA Negeri 1 Tamiang Layang, SMP Negeri 1 Tamiang Layang, SDN 1 Tamiang Layang, dan SMK Tamiang Layang.
Kondisi tersebut membuat kawasan RTH menjadi titik strategis untuk menjangkau masyarakat yang berpotensi terpapar asap, terutama anak sekolah dan orangtua yang melakukan aktivitas antar-jemput.
Dalam kegiatan itu, IBI Barito Timur membagikan 100 masker N95, 1.000 masker medis, 1.000 kapsul vitamin, serta 200 leaflet berisi edukasi mengenai bahaya paparan asap. Dinas Kesehatan Barito Timur turut mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan 500 masker kain.
Marethalina mengingatkan masyarakat agar lebih mewaspadai dampak paparan asap terhadap kelompok rentan. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena lebih rentan mengalami gangguan pernapasan, termasuk batuk dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta dapat memicu penyakit asma.
Paparan asap juga perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan lanjut usia. Pada ibu hamil, paparan asap berpotensi mengganggu pasokan oksigen ke janin, sedangkan pada lanjut usia dapat memperberat gangguan fungsi paru-paru dan memperburuk penyakit kronis seperti penyakit jantung maupun paru-paru.
Selain membagikan masker dan vitamin, para bidan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah sederhana untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap.
Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah diminta mengenakan masker dengan benar dan membatasi waktu berada di ruang terbuka. Warga juga dianjurkan menutup ventilasi rumah untuk mengurangi masuknya asap ke dalam ruangan.
IBI turut mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih serta mengonsumsi buah dan sayur guna membantu menjaga daya tahan tubuh. Jika mengalami gejala gangguan pernapasan yang serius, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
IBI Barito Timur juga berencana terus memantau perkembangan kondisi udara. Jika situasi membutuhkan penanganan lanjutan, organisasi tersebut siap kembali membagikan masker maupun membuka layanan kesehatan dan konseling bagi kelompok rentan melalui jejaring bidan praktik mandiri.
Kegiatan yang dipimpin Marethalina tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur Jimmi WS Hutagalung, Plt Kabid P2P Dinas Kesehatan Barito Timur Mayerni, serta Koordinator Kegiatan Novie Darmayanti. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar