Rimau Group bersama PWI dan Posko Terpadu Karhutla Barito Timur Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna Jalan
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Timur terus dilakukan berbagai pihak.
Salah satunya melalui aksi pembagian ribuan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, yang digelar PT Rimau Group bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur dan Posko Terpadu Karhutla Kabupaten Barito Timur, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Barito Timur. Masker dibagikan sebagai langkah preventif untuk mengurangi dampak paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
Perwakilan Managemen PT Rimau Group Mahmud Johar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap.
“Kami berharap pembagian masker ini dapat membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap, khususnya mereka yang harus beraktivitas dan bepergian di luar rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Barito Timur Agustinus Bole Malo mengatakan bahwa PWI turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari kepedulian insan pers terhadap kondisi masyarakat. Selain menjalankan fungsi jurnalistik, wartawan juga diharapkan dapat berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kewaspadaan selama kondisi kabut asap.
Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, Ahmad Gazali selaku Kepala Posko Terpadu Karhutla Barito Timur juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan dampak asap yang ditimbulkan.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia dan kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan, diharapkan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk.
Pembagian masker ini diharapkan tidak hanya menjadi aksi sosial sesaat, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta bersama-sama mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Barito Timur.
Kolaborasi antara dunia usaha, organisasi profesi dan pemerintah melalui Posko Terpadu Karhutla dinilai menjadi langkah penting dalam menghadapi dampak karhutla, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar