Pembangunan SPPG dan KDKMP Program Prioritas Kodam Tambun Bungai
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
- print Cetak

Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama unsur Forkopimda dan kepala daerah se-Kalteng saat kegiatan silaturahmi dan pemaparan program kerja Kodam XXII/TB di Makodam.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Palangka Raya – Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai memaparkan sejumlah program kerja strategis yang akan dilaksanakan di Kalimantan Tengah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penguatan ketahanan pangan dan pertahanan wilayah.
Program tersebut disampaikan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin saat kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan unsur pemerintah daerah se-Kalimantan Tengah di Balai Berkah Makodam XXII/Tambun Bungai, Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Pangdam menjelaskan beberapa program prioritas yang tengah dipersiapkan Kodam XXII/Tambun Bungai. Di antaranya pembangunan jembatan untuk membuka akses wilayah terisolasi, penguatan program Ketahanan dan Dukungan Kawasan Mandiri Pangan (KDKMP), serta pembangunan 16 titik Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Selain itu, Kodam juga merencanakan pembangunan Rumah Induk Divisi Militer (Rindam) sebagai sarana pembinaan dan pendidikan prajurit di wilayah Kalteng. Di bidang pertahanan berbasis kewilayahan, Kodam turut mendorong pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Program-program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan wilayah, ketahanan pangan, maupun penguatan sistem pertahanan negara,” ujar Pangdam.
Salah satu program yang menjadi fokus saat ini adalah pembangunan 16 titik Dapur SPPG yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Program tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pembangunan dapur SPPG dilakukan melalui kerja sama dengan dua yayasan, yakni Yayasan Vokasi Multi Karya Boga dan Yayasan Sejahtera Alam Makmur yang masing-masing mengelola delapan titik lokasi.
Delapan titik yang dikelola Yayasan Vokasi Multi Karya Boga berada di Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, Barito Timur, Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Sukamara, Lamandau, dan Katingan.
Sementara delapan titik lainnya yang berada di bawah Yayasan Sejahtera Alam Makmur tersebar di wilayah Kotawaringin Timur, Murung Raya, Barito Utara, Seruyan, Kapuas, Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, dan Kabupaten Gunung Mas.
Menurut Pangdam, penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan pangan dan gizi, khususnya di daerah yang membutuhkan penguatan program ketahanan pangan.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Kodim di bawah Kodam XXII/Tambun Bungai untuk mengawal proses pembangunan di lapangan agar program tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis yang dirancang Kodam XXII/Tambun Bungai. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat pembangunan di Kalimantan Tengah.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan daerah sekaligus menjaga situasi Kalimantan Tengah tetap aman dan kondusif,” ujarnya. (net)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar