Jadi Irup, Kapolres Bartim Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin,(1/6/2026).
AKBP Eddy Santoso menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah masyarakat.
Ia menegaskan tema yang diangkat tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menunjukkan relevansi Pancasila tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi upaya mewujudkan perdamaian global.
“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Kapolres saat membacakan amanat Kepala BPIP.
Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi pemersatu bangsa di tengah keberagaman Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi pegangan moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.
Dalam pidato tersebut, Indonesia juga ditegaskan memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pancasila disebut menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sekaligus instrumen diplomasi untuk menjembatani perbedaan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.
Kapolres juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata, bukan sekadar simbol atau slogan.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujarnya membacakan amanat Kepala BPIP.
Selain itu, pemerintah pusat dan daerah diminta memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial serta mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat. Dalam amanat tersebut juga ditegaskan pentingnya melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menutup amanatnya, Eddy mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kemanusiaan, serta nilai-nilai religiusitas.
“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tutupnya.
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Pemkab Barito Timur dihadiri yang suruh Forkopimda, para pejabat daerah, anggota TNI, Polri, ASN dan pelajar. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar