Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Awas…Kasus HIV Kalteng Tembus 176 Temuan Baru, P. Raya Tertinggi

  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awas…Kasus HIV Kalteng Tembus 176 Temuan Baru, P. Raya Tertinggi

Headline62, Palangka Raya  – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng menyebut pada  tahun 2026  hingga periode pelaporan terakhir tercatat sebanyak 20.703 individu telah menjalani pemeriksaan HIV dari target 81.157 sasaran.

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan sebanyak 176 kasus HIV baru di seluruh wilayah Kalteng. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 orang dengan HIV (ODHIV) baru telah mendapatkan pengobatan Antiretroviral (ART).

Peningkatan kasus penularan HIV yang tercatat dipengaruhi oleh penyebaran kasus, tetapi juga karena sistem pencatatan dan pelaporan yang semakin baik sehingga mampu menemukan data berdasarkan individu yang melakukan tes, bukan lagi berdasarkan jumlah pemeriksaan yang dilakukan.

Kota Palangka Raya menjadi wilayah dengan jumlah penemuan kasus HIV baru tertinggi, yakni sebanyak 60 kasus. Selanjutnya disusul Kabupaten Kotawaringin Timur dengan 34 kasus, Kotawaringin Barat sebanyak 20 kasus, Barito Utara sebanyak 15 kasus, serta Kapuas sebanyak 10 kasus. Sementara wilayah lainnya mencatat jumlah temuan kasus yang lebih rendah, namun tetap menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV.

Dari sisi layanan pengobatan, capaian pemberian ART bagi ODHIV baru di Kalteng mencapai 68,18 persen. Pemerintah daerah terus mendorong agar seluruh masyarakat yang terdiagnosis HIV dapat segera mendapatkan pengobatan, sehingga kondisi kesehatan dapat terpantau dan risiko penularan dapat ditekan.

Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan penemuan kasus HIV tidak hanya menggambarkan adanya penularan di masyarakat, tetapi juga menunjukkan semakin luasnya akses pemeriksaan serta perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan HIV di Kalteng. Upaya deteksi dini, edukasi pencegahan, pengurangan stigma, serta perluasan layanan pengobatan terus diperkuat untuk mencapai pengendalian HIV yang lebih optimal.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalteng dr. Riza Syahputra mengatakan, perkembangan sistem pelaporan menjadi salah satu faktor yang membuat angka penemuan kasus HIV semakin terlihat.

“Penemuan kasus HIV di Kalimantan Tengah setiap tahun semakin meningkat. Hal ini seiring dengan perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan yang semakin berkembang, sehingga data yang diperoleh sudah berdasarkan individu yang melakukan tes, bukan lagi berdasarkan jumlah tes yang dilakukan,” ujar dr. Riza, di Palangka Raya, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kalteng, wilayah dengan jumlah penemuan dan pelaporan kasus HIV tertinggi berada di Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Riza menjelaskan, penyebaran HIV di Kalteng masih banyak dipengaruhi oleh perilaku seksual berisiko yang dilakukan tanpa pengamanan, termasuk rendahnya penggunaan kondom pada kelompok kunci.

“Penyebaran HIV cenderung dipengaruhi oleh perilaku seksual berisiko yang tidak aman. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah masih rendahnya penggunaan kondom pada kelompok kunci,” katanya.

Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penularan HIV antara lain Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL), waria atau transgender, Wanita Pekerja Seks (WPS), Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), Pria Pekerja Seks (PPS), pasien Infeksi Menular Seksual (IMS), pasien tuberkulosis (TB), warga binaan pemasyarakatan atau narapidana, serta ibu hamil.

Untuk memperluas akses layanan, Dinas Kesehatan Kalteng terus melakukan penguatan fasilitas pelayanan kesehatan. Pemerintah menyediakan dan mendistribusikan alat pemeriksaan seperti rapid test HIV dan sifilis, obat Antiretroviral (ARV) maupun obat non-ARV, serta reagen Viral Load untuk mendukung pemantauan kondisi pasien.

Selain penyediaan sarana, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan juga terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pelatihan, baik secara daring menggunakan media Zoom maupun secara tatap muka.

“Peningkatan kapasitas petugas terus dilakukan agar pelayanan HIV dan IMS dapat berjalan optimal. Pelatihan dilakukan melalui berbagai metode, baik secara daring maupun luring,” jelas Riza.

Saat ini, layanan tes HIV dan sifilis telah tersedia di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) pemerintah maupun swasta di Kalteng. Sementara untuk layanan pengobatan HIV telah tersedia di 81 fasilitas layanan yang tersebar di puskesmas, rumah sakit daerah, serta rumah sakit swasta.

Dinkes Kalteng juga menyoroti masih adanya tantangan dalam penanggulangan HIV, salah satunya stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV), baik di lingkungan layanan kesehatan maupun di masyarakat.

Menurut Riza, stigma dan diskriminasi dapat menjadi hambatan bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan sejak dini.

“Stigma dan diskriminasi masih menjadi tantangan dalam penanggulangan HIV, baik di layanan kesehatan maupun di luar layanan kesehatan. Hal ini perlu terus kita kurangi agar masyarakat tidak takut melakukan tes dan mendapatkan pengobatan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya edukasi, Dinas Kesehatan Kalteng terus memperkuat kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta promosi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV, AIDS, dan IMS, termasuk sumber serta cara penularannya.

“Dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang HIV AIDS dan IMS, diharapkan stigma dan diskriminasi dapat menurun bahkan dihilangkan. Masyarakat juga diharapkan semakin sadar untuk melakukan pencegahan dan pemeriksaan secara dini,” pungkas Riza.(*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bartim Bekuk Pelaku Curanmor, Curat Hingga Penggelapan Buah Sawit

    Polres Bartim Bekuk Pelaku Curanmor, Curat Hingga Penggelapan Buah Sawit

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Jajaran Kepolisian Resot (Polres) Barito Timur(Bartim) berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan jalanan kategori 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso, saat mengelar Konferensi Pers didampingi Kasat Reskrim AKP Hengky Prasetyo, Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, dan sejumlah Kapolsek di D’lounge Mapolres, Selasa […]

  • Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Meninjau Karhutla

    Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Meninjau Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dikabarkan terbang langsung ke Kalimantan, Sabtu (22/8/2026). Kunjungan presiden itu untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah. Tak hanya mengecek kondisi di lapangan, Prabowo sebelumnya telah mengerahkan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk bergerak serentak di empat provinsi terdampak, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan […]

  • KUA-PPAS APBD Kalteng 2027 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp5,73 Triliun

    KUA-PPAS APBD Kalteng 2027 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp5,73 Triliun

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), secara resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.  Dalam kesepakatan tersebut, proyeksi pendapatan daerah dipatok mencapai Rp5,386 triliun lebih, sedangkan postur belanja daerah menyentuh angka Rp5,736 triliun lebih. Kesepakatan strategis […]

  • Bupati M. Yamin: Dewan Adat Dayak Harus Jadi Pilar Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Barito Timur

    Bupati M. Yamin: Dewan Adat Dayak Harus Jadi Pilar Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Barito Timur

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –  Bupati Barito Timur M. Yamin menegaskan bahwa Dewan Adat Dayak (DAD) memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menjaga tradisi. Di tengah dinamika pembangunan dan perubahan sosial. “Keberadaan DAD harus menjadi pilar persatuan masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, melestarikan budaya, serta memperkuat identitas masyarakat adat,” tegas […]

  • Rimau Group bersama PWI dan Posko Terpadu Karhutla Barito Timur Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna Jalan

    Rimau Group bersama PWI dan Posko Terpadu Karhutla Barito Timur Bagikan Ribuan Masker kepada Pengguna Jalan

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • 0Komentar

      Headline62, Tamiang Layang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Timur terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui aksi pembagian ribuan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, yang digelar PT Rimau Group bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur dan Posko Terpadu […]

  • Jalin Kebersamaan, PT BCL Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers Barito Timur

    Jalin Kebersamaan, PT BCL Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers Barito Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Dalam rangka mempererat hubungan dan menjalin kebersamaan, Perkebunan Besar Sawit (PBS) PT Bhadra Cemerlang Lestari (BCL) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan insan pers di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, pada bulan suci Ramadan 1447 H.   Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh sejumlah wartawan yang […]

expand_less