Pemkab Gumas Kaji Tiru Peningkatan PAD dari Crossing Jalan di Barito Timur
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melakukan kaji tiru ke Kabupaten Barito Timur terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan crossing jalan, Selasa (30/6/2026)
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Gumas untuk menggali berbagai potensi daerah yang dapat dioptimalkan guna meningkatkan penerimaan daerah secara legal dan berkelanjutan.
Rombongan Pemkab Gunung Mas di Pimpin Wakil Bupati Efrensia LP Umbing dan diterima langsung oleh Bupati Barito Timur M Yamin, Wakil ketua II DPRD Eskop, Sekda Misnohartaku, serta jajaran kepala OPD dan mengelar pertemuan di ruang Rapat Bupati Barito Timur guna pemaparan penerapan sistem pengelolaan crossing jalan sebagai salah satu sumber PAD daerah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta kaji tiru mendapatkan penjelasan mengenai regulasi, mekanisme pengelolaan, sistem pemungutan, hingga tata kelola administrasi yang diterapkan oleh Pemkab Barito Timur melalui Badan Pendapatan Daerah setempat.
Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing menyampaikan bahwa kaji tiru ini sangat penting untuk menambah wawasan serta menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan serupa di Kabupaten Gunung Mas.
“Kami ingin mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan crossing jalan di Kabupaten Barito Timur, mulai dari aspek regulasi hingga implementasinya di lapangan. Hasil kaji tiru ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan kajian lebih lanjut di daerah kami,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Barito Timur M Yamin menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap pengalaman yang dimiliki daerahnya dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam menggali potensi PAD.
Lebih lanjut Bupati M Yamin mengatakan pengelolaan crossing jalan yang dilakukan selama ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan daerah, sekaligus memastikan aktivitas angkutan perusahaan yang menggunakan infrastruktur daerah dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan.
Melalui kegiatan kaji tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama dan pertukaran informasi antardaerah dalam rangka mengoptimalkan potensi pendapatan daerah guna mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar