Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

Produk Hukum Barito Timur Hadapi Tantangan Implementasi

  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 Headline62, Tamiang Layang – Sejumlah produk hukum daerah di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah masih menghadapi tantangan serius dalam tahap implementasi di lapangan. Hasil pengawasan DPRD Barito Timur menunjukkan bahwa berbagai peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup) yang telah ditetapkan belum sepenuhnya berjalan efektif akibat lemahnya sosialisasi, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta belum meratanya pemahaman masyarakat.

Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Kegiatan Pengawasan Evaluasi terhadap Efektivitas Pelaksanaan Produk Hukum Daerah Masa Sidang I Tahun Sidang 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna V Masa Sidang II Tahun Sidang 2026, Selasa,(20/1/2026).

Pengawasan dilakukan di 16 lokasi desa dan kelurahan dengan objek pengawasan sejumlah Perda dan Perbup strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, lingkungan hidup, pendapatan daerah dan pengembangan pariwisata.

Salah satu produk hukum yang dinilai menghadapi tantangan implementasi adalah Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Janang. Di Desa Ramania Kecamatan Patangkep Tutui, DPRD menemukan masyarakat belum sepenuhnya memahami isi Perda tersebut akibat minimnya sosialisasi.

Sementara di Desa Mangkarap Kecamatan Dusun Timur, khususnya warga RT 02 dan RT 03, masih mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau sehingga membutuhkan pembangunan tampungan air, sumur bor atau peningkatan layanan PDAM.

Tantangan serupa juga ditemukan di Ampah Kota dan Desa Putai terkait keterbatasan kapasitas serta kualitas air bersih seiring meningkatnya jumlah pengguna.

Juru Bicara DPRD Barito Timur, Reni Sugiarti, menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan perlunya langkah perbaikan yang lebih konkret.

“Perda tentang PDAM ini sudah ada, tetapi pelaksanaannya belum merata. Masih diperlukan penambahan debit air, peningkatan kualitas layanan serta sosialisasi yang lebih intens agar masyarakat benar-benar memahami dan merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Tantangan implementasi juga ditemukan pada Perbup Nomor 20 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. DPRD mencatat rendahnya pemahaman masyarakat terkait dampak sampah rumah tangga terhadap lingkungan. Akibatnya, di sejumlah wilayah sampah masih dibuang tidak pada tempatnya dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta banjir.

Selain itu, pengawasan menemukan belum tersedianya tempat penampungan sementara sampah di beberapa kecamatan, termasuk kawasan Trans Siong Kecamatan Paju Epat dan Desa Muruduyung Kecamatan Pematang Karau.

Selain aspek lingkungan, DPRD menilai Perbup tentang pengelolaan sampah rumah tangga juga menghadapi tantangan dalam pengembangan nilai tambah ekonomi.

Di beberapa desa, masyarakat berharap pengelolaan sampah plastik dan botol bekas dapat diarahkan menjadi sumber penghasilan tambahan. Namun peluang tersebut belum optimal karena minimnya sosialisasi serta pendampingan teknis dari perangkat daerah terkait.

“Perbup ini bukan hanya mengatur kebersihan, tetapi juga membuka peluang ekonomi. Tantangannya adalah bagaimana regulasi ini dipahami dan dijalankan di tingkat masyarakat,” kata Reni.

Pengawasan terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah juga mengungkap tantangan implementasi di tingkat desa. DPRD menemukan masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pembayaran pajak dan retribusi daerah, termasuk penggunaan aplikasi pajak daerah.

Kondisi ini menunjukkan perlunya sosialisasi yang lebih mendalam serta pembentukan tim pemungut pajak hingga ke desa-desa agar masyarakat lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakan.

Sementara itu, implementasi Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Desa Wisata dinilai belum berjalan optimal. Pengawasan di sejumlah desa menunjukkan minimnya pemanfaatan digitalisasi dalam promosi destinasi wisata, belum jelasnya pemahaman masyarakat terkait kriteria desa wisata, serta terbatasnya peran aktif dinas pariwisata dalam pendampingan.

DPRD juga menyoroti perlunya perbaikan dan penataan objek wisata simbolik daerah seperti Lewu Hante dan Rumah Betang agar tetap menjadi identitas dan daya tarik Barito Timur.

Menutup penyampaian laporan, Reni Sugiarti menegaskan bahwa seluruh temuan tersebut merupakan gambaran nyata tantangan implementasi produk hukum daerah.

“Produk hukum daerah tidak cukup hanya ditetapkan. Tantangannya adalah memastikan perda dan perbup benar-benar dijalankan secara efektif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (A1)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya, Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers Kasus Febrie Adriansyah

    Akhirnya, Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta –  Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi profesi wartawan atas pernyataannya yang dinilai merendahkan martabat jurnalis saat konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman melalui video yang diunggah di akun Instagram […]

  • HUT ke-81 RI, Rimau Group Mantapkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

    HUT ke-81 RI, Rimau Group Mantapkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –   Semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara seremonial, tetapi juga dijadikan momentum untuk memperkuat tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan kegiatan pertambangan yang aman, sehat dan berwawasan lingkungan. Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Rimau Group di Halaman Kantor Rimau Group, […]

  • Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng

    Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya –  Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus melihat upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait. Kedatangan Wapres Gibran di Bandara Tjilik Riwut, […]

  • Dorong Optimalisasi PAD, Pemkab Barito Timur Gelar Gebyar Pajak Daerah 2025

    Dorong Optimalisasi PAD, Pemkab Barito Timur Gelar Gebyar Pajak Daerah 2025

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pelaksanaan Gebyar Pajak Daerah Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Grand Palace Utama (GPU) Mantawara Tamiang Layang, Senin (22/12/2025), dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu. Gebyar Pajak Daerah menjadi salah satu strategi utama […]

  • Dewan Minta Sekda Provinsi Kalteng Miliki Terobosan Jitu Atasi Krisis Keuangan Daerah

    Dewan Minta Sekda Provinsi Kalteng Miliki Terobosan Jitu Atasi Krisis Keuangan Daerah

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya –  Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi Partai Golkar, Purdiono, meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng dr Linae Victoria Aden yang baru saja dilantik sebagai Sekda Definitif, Kamis (16/7/2026) memiliki terobosan yang efektif dalam mengatasi tantangan keuangan daerah agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan optimal. Sebagai mana kita ketahui […]

  • Bupati Bartim Panen Padi di Kalamus Gunakan Combine Harvester

    Bupati Bartim Panen Padi di Kalamus Gunakan Combine Harvester

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Panen bersama padi sawah di Desa Kalamus, Kecamatan Paku, Rabu (6/5/2026), menjadi momentum penting transformasi sektor pertanian di Kabupaten Barito Timur menuju sistem yang lebih modern dan efisien. Bupati Barito Timur, M. Yamin, dalam sambutannya menegaskan bahwa panen kali ini memiliki nilai istimewa karena didukung penggunaan alat mesin pertanian modern berupa combine […]

expand_less