Dewan Serahkan Hasil Reses Kepada Pihak Eksekutif
- calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
- print Cetak

Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, saat menyerahkan dokumen rangkuman hasil reses kepada pihak eksekutif yang diterima staf ahli BUpati Barito Timue Alvianson, Jumat (10/4/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur menyerahkan laporan hasil reses perorangan pimpinan dan anggota DPRD kepada pemerintah daerah dalam rapat paripurna, Jumat, (10/4/2026)
Dewan merangkum berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan, dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur sebagai usulan yang dominan.
Dalam rapat tersebut, masing-masing juru bicara aktif memaparkan hasil reses dari wilayahnya. Trikorianto menyampaikan aspirasi dari Daerah Pemilihan Barito Timur 1, Trisna Andrilawitni dari Barito Timur 2, serta Bayanto dari Barito Timur 3. Mereka menguraikan berbagai kebutuhan masyarakat yang mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, menyatakan hampir seluruh anggota dewan telah melaksanakan reses secara perorangan. Ia menegaskan hanya satu anggota yang tidak dapat menjalankan kegiatan tersebut karena sakit.
“Sebagian besar anggota DPRD Barito Timur telah melakukan reses perorangan, hanya satu anggota DPRD yang tidak melakukan reses karena sakit,” ungkapnya usai rapat paripurna.
Selanjutnya, dewan secara resmi menyerahkan dokumen hasil reses kepada pemerintah daerah melalui staf ahli bupati yang hadir. DPRD berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti seluruh usulan tersebut dalam perencanaan pembangunan.
Nursulistio menegaskan, hasil reses itu akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan daerah. Ia menilai seluruh aspirasi yang dihimpun merupakan kebutuhan nyata masyarakat yang harus mendapat perhatian serius.
“Kami berharap dari semua usulan ini menjadi dokumen penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menentukan kebijakan dan langkah strategis pembangunan Kabupaten Barito Timur ke depan, karena hasil reses ini merupakan bentuk nyata usulan masyarakat yang kita tampung, dengarkan dan lihat bersama di lapangan,” katanya.
Nursulistio juga menjelaskan bahwa DPRD menjalankan reses sebagai tanggung jawab konstitusional untuk turun langsung ke masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, DPRD menyerap aspirasi warga sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Lebih lanjut, Ketua DPRD mengungkapkan bahwa masyarakat paling banyak mengusulkan pembangunan infrastruktur, disusul kebutuhan penciptaan lapangan kerja. Ia menilai kedua sektor tersebut saling berkaitan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Usulan masyarakat paling dominan berkaitan dengan infrastruktur dan lapangan pekerjaan. Ini saling berkaitan dan tentu dengan banyaknya kegiatan serta pembangunan infrastruktur akan mempengaruhi perputaran ekonomi di masyarakat,” jelasnya.
Namun demikian, DPRD mengakui adanya keterbatasan fiskal yang menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh usulan tersebut. Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut berdampak pada penurunan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.
“Tetapi di luar itu tentu kita harus punya kreativitas, punya terobosan bagaimana kita tidak hanya semata-mata menunggu bantuan pusat untuk melakukan pembangunan di Barito Timur dengan memaksimalkan anggaran yang ada dan meningkatkan sumber pendapatan asli daerah,” pungkasnya.(A1)
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar