Sisa Dua Bulan, Nursulistio Minta Eksekutif Kaji Matang Belanja Fisik APBD Perubahan
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur Nursulistio mengingatkan pemerintah daerah agar mengkaji secara matang pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Dengan waktu yang tersisa sekitar dua bulan sebelum tutup tahun anggaran, pemerintah perlu memastikan setiap kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Pernyataan ini disampaikan Nursulistio setelah Rapat Paripurna VII Masa Sidang I Tahun 2026 dimana DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur menandatangani berita acara persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2026 hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa, (27/10/ 2026).
Nursulistio menilai keterbatasan waktu perlu menjadi pertimbangan serius bagi jajaran eksekutif dalam merealisasikan anggaran perubahan. Menurutnya, kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat relatif tidak menghadapi persoalan cuaca seperti pekerjaan konstruksi. Sebaliknya, pembangunan fisik, baik rehabilitasi maupun pembangunan baru, membutuhkan perhitungan yang lebih cermat.
“Untuk yang sifatnya pelayanan publik dan pemberdayaan, kami rasa tidak ada kendala cuaca. Namun, untuk yang sifatnya pembangunan fisik, baik rehabilitasi maupun pembuatan baru, ini harus dikaji benar-benar,” ujarnya seusai rapat paripurna.
Nursulistio menegaskan, kegiatan fisik yang tetap dilaksanakan harus memiliki perencanaan yang matang agar pengerjaannya berjalan optimal dan dapat diselesaikan sesuai target. Pemerintah daerah juga perlu mempertimbangkan sisa waktu pelaksanaan, kesiapan kegiatan serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sebelum tahun anggaran berakhir.
“Kalaupun dilaksanakan karena ini kebutuhan dan program, harus benar-benar maksimal, benar-benar selesai. Namun, jika memang ada kendala waktu dan lain sebagainya, itu harus diberikan kajian yang logis dan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Nursulistio menyampaikan peringatan tersebut setelah DPRD dan pemerintah daerah menyelesaikan tahapan pembahasan akhir Raperda APBD Perubahan 2026. Sebelum penandatanganan persetujuan bersama, kedua pihak terlebih dahulu membahas hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah untuk menyempurnakan dokumen anggaran.
“Hari ini ada dua kegiatan, yaitu rapat pembahasan bersama dengan Bupati Barito Timur berkaitan dengan Raperda APBD Perubahan Tahun 2026 hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah. Ini adalah tahapan yang terakhir karena sebelumnya kita sudah melaksanakan tahapan-tahapan yang lainnya,” katanya.
Setelah persetujuan bersama ditandatangani, DPRD akan menyampaikan dokumen tersebut kepada Bupati Barito Timur untuk ditindaklanjuti hingga memperoleh nomor register. Nursulistio berharap proses administrasi dapat segera rampung agar program dan kegiatan yang telah direncanakan bisa dilaksanakan.
“Selanjutnya kami akan menyampaikan dokumen ini kepada Bupati Barito Timur dan kami meminta agar segera ditindaklanjuti untuk mendapatkan nomor register sehingga ketika semua sudah lengkap, APBD Perubahan ini bisa dibelanjakan dan program-program yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan,” ungkapnya.
Total APBD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2026 setelah perubahan tercatat sebesar Rp1,068 triliun. Anggaran tersebut menjadi instrumen pembiayaan berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah, termasuk pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah.
Dengan disepakatinya APBD Perubahan 2026, pemerintah daerah diharapkan segera menuntaskan tahapan administrasi sekaligus memastikan pelaksanaan anggaran berjalan efektif. Pesan Nursulistio menegaskan pentingnya menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dengan kesiapan pelaksanaan agar penggunaan anggaran tidak hanya terserap, tetapi juga menghasilkan kegiatan yang selesai dan dapat dipertanggungjawabkan. (A1)
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar