Warga Bentot Geger Atas Temuan Mayat Lansia Dengan Luka Bakar di Kebun Karet
- calendar_month 47 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Warga Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial M (72) dalam kondisi tubuh terbakar di kebun karet RT 005, Selasa (27/10/2026) malam.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, ketika dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, membenarkan bahwa telah ditemuakan seorang Perempuan M (72) dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar di sebuah kebun karet, dan terhadap peristiwa penemuan mayat tersebut dilakukan sesuai prosedur kepolisian.
Pihak kepolisian melakukan langkah-langkah awal berupa mendatangi TKP, menerima laporan, menerbitkan tanda bukti laporan, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis melalui visum et repertum juga direncanakan untuk membantu proses penyelidikan,”
Penyidik selanjutnya merencanakan gelar perkara, pemeriksaan medis melalui visum et repertum, serta melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Atas penemuan tersebut jajaran Polsek Patangkep Tutui telah melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut.
Korban yang diketahui bernama Me’ut, berusia 72 tahun, merupakan warga Desa Bentot RT 005, Kecamatan Patangkep Tutui. Korban ditemukan setelah keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian karena sebelumnya tidak berada di pondok kebun maupun di rumah.
Berdasarkan laporan kepolisian, sekitar pukul 13.00 WIB, pelapor bernama Yusuf mendatangi pondok kebun karet untuk mencari korban. Namun, korban tidak ditemukan di lokasi tersebut. Pelapor kemudian kembali ke rumah untuk memastikan keberadaan korban, tetapi korban juga belum berada di rumah.
Sekitar pukul 15.00 WIB, pelapor mengajak warga untuk bersama-sama melakukan pencarian. Upaya tersebut berlanjut hingga sekitar pukul 19.30 WIB, ketika seorang saksi bernama Resno menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh terbakar di area kebun karet.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Berdasarkan laporan, petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi dan menemukan luka bakar pada sebagian tubuh korban.
Dalam penanganan perkara ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi, yakni satu buah parang beserta kompangnya, satu buah sandal berwarna merah, dan satu buah arang kayu. Barang-barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga bertanggung jawab belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Kepolisian belum menetapkan pasal yang disangkakan dalam perkara ini.
Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian. Masyarakat yang mengetahui informasi relevan diharapkan bersedia memberikan keterangan untuk membantu proses penyelidikan.(A1)
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar