Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bartim Tegaskan Polri Harus Makin Dipercaya Masyarakat
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, menegaskan bahwa Polri harus terus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, berintegritas dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Barito Timur, Rabu, (1/7/2026).
Menurut Kapolres, momentum Hari Bhayangkara bukan sekadar memperingati hari lahir Polri, tetapi menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan pengabdian sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, modern dan terpercaya.
“Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan hari lahir Polri, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, modern dan terpercaya,” ujar Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam amanat yang dibacakan Kapolres Barito Timur.
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti pasukan gabungan yang terdiri atas personel TNI, Batalyon TP 924, Brimob, Samapta, Satlantas, gabungan staf Polres, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Satpol PP, Dinas Perhubungan, satuan pengamanan (Satpam), relawan, Pramuka, serta pelajar dari berbagai sekolah di Barito Timur.
Bertindak sebagai Perwira Upacara, Kabag Ops Polres Barito Timur Kompol Volvi Apriana, memimpin jalannya rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib, aman dan penuh semangat kebersamaan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Barito Timur, Ketua DPRD Barito Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri Barito Timur, Sekretaris Daerah Barito Timur, Danyon TP 924, Danyon Brimob Lenggang, tokoh agama, pimpinan perusahaan, para purnawirawan Polri, Bhayangkari, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Kapolda Kalimantan Tengah menegaskan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan pelayanan yang semakin berkualitas.
Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada akhir Juni 2026, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen.
Sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, sedangkan 71,5 persen memberikan penilaian positif terhadap citra institusi Polri.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Karena itu, setiap anggota Polri harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, bekerja secara profesional, dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda dalam amanatnya.
Kapolda juga memaparkan sejumlah capaian strategis Polda Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan daerah. Di sektor ketahanan pangan, Polda Kalteng berhasil mengawal program swasembada jagung yang telah mencapai luas tanam sekitar 6.500 hektare dengan hasil panen lebih dari 5.000 ton.
Selain itu, pembangunan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diproyeksikan memberi manfaat kepada lebih dari 77 ribu penerima menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di bidang perlindungan lingkungan, Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, deteksi dini, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta penegakan hukum secara tegas melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kejahatan siber, peredaran narkoba, tindak pidana perdagangan orang, hingga berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
“Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, adaptif, modern, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujar Kapolda.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diterima Polda Kalimantan Tengah dari Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Penghargaan itu menjadi pengakuan negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seluruh personel Polda Kalimantan Tengah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda memberikan empat penekanan kepada seluruh personel Polri, yakni menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme; menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis dan berkeadilan; memperkuat soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat; serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya kebakaran hutan dan lahan, peredaran narkoba, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.
“Jaga integritas, tingkatkan profesionalisme, hadirkan pelayanan yang cepat, mudah, humanis, dan berkeadilan, serta perkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban,” pesan Kapolda.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Barito Timur berlangsung aman, tertib dan penuh khidmat. Peringatan tersebut menjadi penguat komitmen seluruh jajaran Polres Barito Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern dan dicintai masyarakat.
Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polres Barito Timur menegaskan tekad untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Barito Timur. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar