Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Wapres Gibran Tinjau Karhutla di Kalteng

  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Palangka Raya –  Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (10/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus melihat upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait.

Kedatangan Wapres Gibran di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, disambut Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di VIP Room Bandara Tjilik Riwut.

Dalam agenda kunjungan kerjanya, Wapres dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak karhutla, di antaranya SDN-2 Petuk Katimpun dan kawasan Nyaru Menteng. Peninjauan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, termasuk berbagai langkah pemadaman, pencegahan, dan penanganan dampak karhutla.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, kondisi karhutla di wilayah Kalteng hingga awal September 2026 masih menjadi persoalan serius. Peningkatan titik panas, kejadian kebakaran, dan luasan lahan yang terbakar terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.

“Karhutla di Kalimantan Tengah sampai awal September masih cukup serius. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan di lapangan bersama seluruh unsur yang terlibat,” ujarnya

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalteng telah mengerahkan personel, sarana dan prasarana, serta dukungan operasional untuk mempercepat penanganan kebakaran. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan berbagai pihak juga terus ditingkatkan agar setiap kejadian dapat segera ditangani.

Selain persoalan kebakaran, kualitas udara akibat kabut asap juga menjadi perhatian pemerintah. Di sejumlah wilayah, kualitas udara sempat berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya sehingga berpotensi mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Dampak karhutla bukan hanya pada lahan yang terbakar, tetapi juga terhadap kualitas udara dan masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan,” katanya.

Sebagai langkah percepatan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan status tanggap darurat karhutla. Penetapan status tersebut menjadi dasar penguatan pengerahan berbagai sumber daya untuk melaksanakan pemadaman sekaligus pencegahan meluasnya kebakaran.

Namun, Agustiar mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penanganan karhutla, terutama akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman di sejumlah wilayah membutuhkan waktu dan dukungan lebih besar.

“Kendala utama yang masih kami hadapi adalah akses menuju lokasi kebakaran dan ketersediaan sumber air. Ada wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, sehingga membutuhkan dukungan pemadaman dari udara,” jelasnya.

Karena itu, Pemprov Kalteng berharap kunjungan Wapres Gibran dapat memperkuat dukungan Pemerintah Pusat terhadap penanganan karhutla di daerah. Sejumlah kebutuhan yang diusulkan antara lain penambahan armada helikopter untuk pemadaman dari udara, bantuan peralatan pemadaman, dukungan operasional, serta pembangunan sumber air di kawasan rawan kebakaran.

“Untuk mempercepat penanganan, kami membutuhkan dukungan tambahan, khususnya helikopter untuk pemadaman dari udara, peralatan pemadaman, dukungan operasional, serta pembangunan sumber air seperti sumur bor dan embung di wilayah rawan karhutla,” ungkap Agustiar.

Ia menegaskan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Diperlukan sinergi seluruh unsur, mulai dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, petugas pemadam, relawan, hingga masyarakat.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh unsur menjadi kunci dalam penanganan Karhutla, sehingga masyarakat dan lingkungan Kalimantan Tengah dapat terlindungi dari dampak kebakaran dan kabut asap,” tegasnya.

Gubernur berharap kehadiran Wapres di Kalteng dapat memberikan penguatan terhadap langkah-langkah penanganan karhutla sekaligus memastikan dukungan lintas sektor berjalan secara optimal.

“Kami berharap kunjungan Wakil Presiden dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, terutama dalam penanganan karhutla dan perlindungan masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Kalteng. Dengan dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi seluruh unsur di daerah, upaya pemadaman, pencegahan, serta penanganan dampak kebakaran diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Turut hadir dalam penyambutan Wapres, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden serta unsur Forkopimda Provinsi Kalteng.(A1/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Serahkan Hasil Reses Kepada Pihak Eksekutif

    Dewan Serahkan Hasil Reses Kepada Pihak Eksekutif

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang   —  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur menyerahkan laporan hasil reses perorangan pimpinan dan anggota DPRD kepada pemerintah daerah dalam rapat paripurna, Jumat, (10/4/2026) Dewan merangkum berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan, dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur sebagai usulan yang dominan. Dalam rapat tersebut, masing-masing juru bicara aktif memaparkan hasil […]

  • Astra Serius Perkuat Pelestarian Tenun Ikat dan Pemberdayaan Perempuan

    Astra Serius Perkuat Pelestarian Tenun Ikat dan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Sumba Timur  – PT Astra International Tbk (“Astra”) terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur sebagai sentra pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Desa Sejahtera Astra Sumba Timur menaungi lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yaitu Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Mauliru, Lambanapu, dan Kawangu. Sejak bergabung […]

  • Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

    Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta   — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026), setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pemerintah, hingga pakar astronomi. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam keterangannya menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan […]

  • Gelar Rakor Pembangunan Kesetaraan Gender 2026, Revitalisasi PUG Jadi Fokus Pemerintah

    Gelar Rakor Pembangunan Kesetaraan Gender 2026, Revitalisasi PUG Jadi Fokus Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kesetaraan Gender Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pengarusutamaan gender (PUG) dalam seluruh proses pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Kamis (22/1/2026) “Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 […]

  • Gangguan Teknis PLTGU Swasta Picu Pengaturan Kelistrikan di Barito Timur

    Gangguan Teknis PLTGU Swasta Picu Pengaturan Kelistrikan di Barito Timur

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –    PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tamiang Layang melakukan pengaturan operasi sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Barito Timur menyusul adanya gangguan teknis pada pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) swasta berskala besar yang berdampak pada penurunan suplai daya dalam sistem interkoneksi. Manager PLN ULP Tamiang Layang, Harry […]

  • Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat-Polda Kalteng Perpanjang Pos Operasi Ketupat 2026

    Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat-Polda Kalteng Perpanjang Pos Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya   — Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) memastikan pengamanan arus balik Lebaran dan aktivitas di sejumlah objek wisata tetap menjadi prioritas, meskipun pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir pada 25 Maret 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat mengikuti Zoom meeting bersama Kapolri dan instansi terkiat […]

expand_less