Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Jakarta   — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026), setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pemerintah, hingga pakar astronomi.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam keterangannya menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan kalender, tetapi juga merupakan wujud kehadiran negara (ulil amri) dalam memfasilitasi kepentingan umat Islam, khususnya dalam penentuan waktu ibadah dan hari besar keagamaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Sidang isbat ini adalah sarana musyawarah dan persatuan umat. Negara hadir untuk memberikan ruang diskusi agar umat Islam memiliki kesepahaman dalam menentukan kapan mulai beribadah dan merayakan hari raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sidang isbat kali ini dihadiri secara lengkap oleh berbagai elemen strategis. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa penentuan awal bulan Hijriah dilakukan secara komprehensif, menggabungkan pendekatan syar’i dan ilmiah.

Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar terbuka yang disiarkan melalui kanal media sosial Kementerian Agama. Dalam seminar tersebut, para narasumber memaparkan prinsip dan metode penentuan awal bulan kamariah, termasuk pendekatan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel lintas perspektif.

Dalam penetapan awal Syawal 1447 Hijriah, Indonesia menggunakan kriteria imkanur rukyat (visibilitas hilal) yang juga diterapkan oleh negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura yang juga disebut MABIMS. Kriteria tersebut menetapkan bahwa hilal dapat terlihat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan data hisab pada Kamis (19/3/2026), posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut. Ketinggian hilal tercatat berada pada rentang 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik. Sementara sudut elongasi berada di kisaran 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

“Secara hisab, posisi hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang telah disepakati,” jelas Nasaruddin.

Hasil tersebut kemudian diperkuat oleh laporan rukyatul hilal dari 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang dibacakan dalam sidang, tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal, mulai dari wilayah paling timur di Papua hingga wilayah barat di Aceh.

“Tidak ada laporan yang menyatakan hilal terlihat. Ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.

Berdasarkan dua pendekatan tersebut, yakni hisab dan rukyat, serta hasil musyawarah bersama seluruh peserta sidang, pemerintah akhirnya menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Penetapan ini diharapkan dapat menjadi titik temu bagi seluruh umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri secara serentak, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.

“Kita semua berharap keputusan ini memungkinkan umat Islam Indonesia merayakan Idulfitri bersama-sama dalam suasana yang penuh kebersamaan,” pungkasnya. (net)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati M. Yamin Paparkan Kesiapan Pembentukan BNNK Barito Timur di Hadapan Kepala BNN RI

    Bupati M. Yamin Paparkan Kesiapan Pembentukan BNNK Barito Timur di Hadapan Kepala BNN RI

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta,  Bupati Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, M. Yamin, menghadiri audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026). Audiensi tersebut membahas kesiapan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di lima kabupaten di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Barito Timur. Kegiatan strategis ini turut dihadiri […]

  • M Yamin Kobarkan Semangat Lewat Senam dan Jalan Sehat Bersama

    M Yamin Kobarkan Semangat Lewat Senam dan Jalan Sehat Bersama

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M. Yamin mengajak masyarakat bergerak bersama menjaga kebugaran dan kesehatan melalui Senam Bersama “SEGAH”, sekaligus membuka dan melepas rangkaian kegiatan senam dan jalan sehat dalam rangka memeriahkan HUT ke-24 Kabupaten Barito Timur dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Patianom Tamiang Layang […]

  • Mediasi Sengketa Jalan Hauling, Disepakati Tinjau Lapangan

    Mediasi Sengketa Jalan Hauling, Disepakati Tinjau Lapangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi mediasi sengketa antara Bapak Yupelis dan keluarga dengan pihak perusahaan, yakni PT Bartim Coalindo dan PT Multi Tambanga Jaya Utama (Mutu) di ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur, Kamis (16/4/2026) “Puji Tuhan, hasil dari mediasi ini disepakati kedua belah […]

  • Apel Hari Kesadaran Nasional, Dorong Transformasi Kerja ASN dan Apresiasi Kondusivitas Lebaran

    Apel Hari Kesadaran Nasional, Dorong Transformasi Kerja ASN dan Apresiasi Kondusivitas Lebaran

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Apel Hari Kesadaran Nasional,di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Jumat (17/4/2026) Apel tersebut dipimpin oleh Asisten II Setda Bartim, Amrullah, yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Barito Timur, M. Yamin. Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Timur yang dibacakan  oleh Asisten II Setda Barito Timur Amrullah […]

  • KUA-PPAS APBD Kalteng 2027 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp5,73 Triliun

    KUA-PPAS APBD Kalteng 2027 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp5,73 Triliun

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), secara resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.  Dalam kesepakatan tersebut, proyeksi pendapatan daerah dipatok mencapai Rp5,386 triliun lebih, sedangkan postur belanja daerah menyentuh angka Rp5,736 triliun lebih. Kesepakatan strategis […]

  • Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan melaksanakan peninjauan lokasi rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kamis (30/1/2026). Peninjauan lokasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Camat Patangkep Tutui, perwakilan SPPG […]

expand_less