Selasa, 2 Jun 2026
light_mode

Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Jakarta   — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026), setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pemerintah, hingga pakar astronomi.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam keterangannya menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan kalender, tetapi juga merupakan wujud kehadiran negara (ulil amri) dalam memfasilitasi kepentingan umat Islam, khususnya dalam penentuan waktu ibadah dan hari besar keagamaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Sidang isbat ini adalah sarana musyawarah dan persatuan umat. Negara hadir untuk memberikan ruang diskusi agar umat Islam memiliki kesepahaman dalam menentukan kapan mulai beribadah dan merayakan hari raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sidang isbat kali ini dihadiri secara lengkap oleh berbagai elemen strategis. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa penentuan awal bulan Hijriah dilakukan secara komprehensif, menggabungkan pendekatan syar’i dan ilmiah.

Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar terbuka yang disiarkan melalui kanal media sosial Kementerian Agama. Dalam seminar tersebut, para narasumber memaparkan prinsip dan metode penentuan awal bulan kamariah, termasuk pendekatan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel lintas perspektif.

Dalam penetapan awal Syawal 1447 Hijriah, Indonesia menggunakan kriteria imkanur rukyat (visibilitas hilal) yang juga diterapkan oleh negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura yang juga disebut MABIMS. Kriteria tersebut menetapkan bahwa hilal dapat terlihat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan data hisab pada Kamis (19/3/2026), posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut. Ketinggian hilal tercatat berada pada rentang 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik. Sementara sudut elongasi berada di kisaran 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

“Secara hisab, posisi hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang telah disepakati,” jelas Nasaruddin.

Hasil tersebut kemudian diperkuat oleh laporan rukyatul hilal dari 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang dibacakan dalam sidang, tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal, mulai dari wilayah paling timur di Papua hingga wilayah barat di Aceh.

“Tidak ada laporan yang menyatakan hilal terlihat. Ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.

Berdasarkan dua pendekatan tersebut, yakni hisab dan rukyat, serta hasil musyawarah bersama seluruh peserta sidang, pemerintah akhirnya menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Penetapan ini diharapkan dapat menjadi titik temu bagi seluruh umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri secara serentak, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.

“Kita semua berharap keputusan ini memungkinkan umat Islam Indonesia merayakan Idulfitri bersama-sama dalam suasana yang penuh kebersamaan,” pungkasnya. (net)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Pemasukan Pajak, Bapenda Bartim Jemput Bola, Layanan PBB-P2 Dimulai dari Pematang Karau

    Maksimalkan Pemasukan Pajak, Bapenda Bartim Jemput Bola, Layanan PBB-P2 Dimulai dari Pematang Karau

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  —  Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan public, kegiatan sosialisasi sekaligus pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) resmi dimulai di Kecamatan Pematang Karau, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal dari rangkaian pelayanan keliling yang akan menjangkau seluruh kecamatan […]

  • Warga Ampah Kota Luka Berat Akibat Dianiaya Mengunakan Sajam

    Warga Ampah Kota Luka Berat Akibat Dianiaya Mengunakan Sajam

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Peristiwa penganiayaan berat menggegerkan warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur. Seorang warga bernama Abu Bakar (38) mengalami luka berat setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis parang oleh tersangka JN (34), sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat,(16/1/2026) Penganiayaan berat tersebut terjadi di rumah korban di RT 29. Saat itu, […]

  • Jelang HUT 18, Anggota DPRD Kalteng Dan Barito Timur Fraksi Gerindra Gelar Baksos Ke Tiga Panti Asuhan

    Jelang HUT 18, Anggota DPRD Kalteng Dan Barito Timur Fraksi Gerindra Gelar Baksos Ke Tiga Panti Asuhan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 tahun 2026, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur Fraksi Gerindra menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi tiga panti asuhan yang berada di wilayah Kabupaten Barito Timur, Jumat (30/1/2026). Adapun tiga Panti Asuhan yang dikunjungi tersebut adalah […]

  • Polda Kalteng Musnahkan 5,43 Kg Sabu

    Polda Kalteng Musnahkan 5,43 Kg Sabu

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya  —   Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 13 kasus dengan total 21 tersangka di sejumlah wilayah Kalteng. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Slamet Ady Purnomo mengatakan, pemusnahan tersebut merupakan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba. Barang bukti yang […]

  • 20251231 213856 750x376

    Bupati Bartim Ajak Warga Masuki Tahun 2026 dengan Kepedulian

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • 0Komentar

      Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar doa bersama dalam rangka penutupan Tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Tamiang Layang, Rabu (31/12/2025) malam. Doa bersama dihadiri langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu […]

  • Mediasi Sengketa Jalan Hauling, Disepakati Tinjau Lapangan

    Mediasi Sengketa Jalan Hauling, Disepakati Tinjau Lapangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi mediasi sengketa antara Bapak Yupelis dan keluarga dengan pihak perusahaan, yakni PT Bartim Coalindo dan PT Multi Tambanga Jaya Utama (Mutu) di ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur, Kamis (16/4/2026) “Puji Tuhan, hasil dari mediasi ini disepakati kedua belah […]

expand_less