Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Jakarta   — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026), setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pemerintah, hingga pakar astronomi.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam keterangannya menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan kalender, tetapi juga merupakan wujud kehadiran negara (ulil amri) dalam memfasilitasi kepentingan umat Islam, khususnya dalam penentuan waktu ibadah dan hari besar keagamaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Sidang isbat ini adalah sarana musyawarah dan persatuan umat. Negara hadir untuk memberikan ruang diskusi agar umat Islam memiliki kesepahaman dalam menentukan kapan mulai beribadah dan merayakan hari raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sidang isbat kali ini dihadiri secara lengkap oleh berbagai elemen strategis. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa penentuan awal bulan Hijriah dilakukan secara komprehensif, menggabungkan pendekatan syar’i dan ilmiah.

Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar terbuka yang disiarkan melalui kanal media sosial Kementerian Agama. Dalam seminar tersebut, para narasumber memaparkan prinsip dan metode penentuan awal bulan kamariah, termasuk pendekatan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung), yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel lintas perspektif.

Dalam penetapan awal Syawal 1447 Hijriah, Indonesia menggunakan kriteria imkanur rukyat (visibilitas hilal) yang juga diterapkan oleh negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura yang juga disebut MABIMS. Kriteria tersebut menetapkan bahwa hilal dapat terlihat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan data hisab pada Kamis (19/3/2026), posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria tersebut. Ketinggian hilal tercatat berada pada rentang 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik. Sementara sudut elongasi berada di kisaran 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

“Secara hisab, posisi hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang telah disepakati,” jelas Nasaruddin.

Hasil tersebut kemudian diperkuat oleh laporan rukyatul hilal dari 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang dibacakan dalam sidang, tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal, mulai dari wilayah paling timur di Papua hingga wilayah barat di Aceh.

“Tidak ada laporan yang menyatakan hilal terlihat. Ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.

Berdasarkan dua pendekatan tersebut, yakni hisab dan rukyat, serta hasil musyawarah bersama seluruh peserta sidang, pemerintah akhirnya menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Penetapan ini diharapkan dapat menjadi titik temu bagi seluruh umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri secara serentak, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.

“Kita semua berharap keputusan ini memungkinkan umat Islam Indonesia merayakan Idulfitri bersama-sama dalam suasana yang penuh kebersamaan,” pungkasnya. (net)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zikir Prambanan

    Viral Aksi Zikir di Candi Prambanan, pengelola minta maaf dan keluarkan peringatan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62, Yogyakarta  – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orang melakukan zikir di kawasan pelataran Candi Prambanan viral di media sosial. Aktivitas tersebut terlihat berlangsung di area salah satu situs cagar budaya Hindu terbesar di Indonesia dan memicu beragam respons dari publik. Dalam video yang beredar, sejumlah pria berbusana putih tampak duduk berjejer menghadap dinding batu […]

  • Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Kunjungi RSUD Tamiang Layang

    Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Kunjungi RSUD Tamiang Layang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Ansary melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, dalam rangka meninjau langsung pelayanan kesehatan serta sarana dan prasarana rumah sakit, di Ibukota Kabupaten Barito Timur, Jumat (30/1/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan […]

  • Desa Bagok Terima Bantuan Mobil Sampah dari KLH RI, Apresiasi Prestasi Kampung Iklim 2024

    Desa Bagok Terima Bantuan Mobil Sampah dari KLH RI, Apresiasi Prestasi Kampung Iklim 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang   — Pemerintah Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, menerima bantuan berupa satu unit mobil pengangkut sampah dan bak sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kamis (19/3/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Desa Bagok yang berhasil meraih penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) pada tahun 2024 […]

  • DPRD Barito Timur Tutup Masa Sidang II dan Buka Masa Sidang III Tahun 2026

    DPRD Barito Timur Tutup Masa Sidang II dan Buka Masa Sidang III Tahun 2026

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur secara resmi menutup Masa Sidang II sekaligus membuka Masa Sidang III Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat, Jumat (17/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Timur Mardianto yang didampingi Wakil Ketua II Eskop, serta […]

  • DPRD dan Pemkab Barito Timur Gelar Rapat Kerja Evaluasi Program Kerja Kepala Daerah dan Progres 20 Program Unggulan   

    DPRD dan Pemkab Barito Timur Gelar Rapat Kerja Evaluasi Program Kerja Kepala Daerah dan Progres 20 Program Unggulan  

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar rapat kerja pada Senin, (12/1/2026), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistiyo, dan difokuskan pada penyelarasan hasil evaluasi program tahun 2025 dengan arah pembangunan daerah ke […]

  • Warga Desa Saing Berharap Hasil Pertanian Diserap Dapur MBG

    Warga Desa Saing Berharap Hasil Pertanian Diserap Dapur MBG

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –    Warga Desa Saing, Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur menyampaikan harapan agar hasil pertanian yang mereka produksi dapat diserap oleh  dapur mitra Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permintaan warga Desa disampaikan kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur Fraksi Partai Gerindra […]

expand_less