Pemeliharaan Jalan Eks Pertamina di Bartim Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Pemeliharaan Jalan Eks Pertamina di Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang dilaksanakan oleh PT Rimau Group menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, warga mempertanyakan sumber material Galian C yang digunakan dalam kegiatan pemeliharaan jalan tersebut.
Warga menduga material yang digunakan dalam pekerjaan itu berasal dari sumber Galian C yang belum jelas legalitasnya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul material serta kelengkapan dokumen perizinannya.
“Yang menjadi pertanyaan kami, material Galian C yang digunakan ini berasal dari mana dan apakah sumbernya memiliki izin resmi, kalua berijin berarti ada pemasukan bagi daerah kalua illegal alias tak berijin negara, daerah dan masyarakat dirugikan” ujar salah seorang warga Desa Jaweten, Rabu (12/8/2026) yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait. Pasalnya, penggunaan material hasil pertambangan untuk pekerjaan infrastruktur seharusnya berasal dari sumber yang jelas dan memiliki legalitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Warga meminta pemerintah daerah maupun instansi berwenang melakukan pengecekan langsung terhadap sumber material yang digunakan dalam pemeliharaan Jalan Eks Pertamina tersebut.
Pemeriksaan, kata warga, penting dilakukan untuk memastikan apakah material yang digunakan benar-benar berasal dari usaha pertambangan galian C yang memiliki izin atau justru berasal dari kegiatan Galian C yang tidak memiliki legalitas, kan kasihan yang Perusahaan yang memiliki ijin galian C tidak digunakan, selanjutnya yang paling penting tidak ada pajak (Mineral Bukan Logan Batuan) MBLB yang masuk bagi daerah dari kegiatan perbaikan jalan itu, tegasnya.
Sementara itu pihak management PT Rimau Group, Achmad Saiffudin yang akrab disapa Asep, ketika dikonfirmasi melalui WhatsAPP, Rabu (12/8/2026) siang mengakuti kegiatan pemeliharaan Jalan Eks Pertamina di Barito Timur yang kini digunakan untuk mengangkut hasil pertambangan batu bara itu dilaksankan oleh PT Rimau.
“Terkait material galian C berupa laterit di ambil dari tambang kami sendiri (dari material ob tambanga batu bara, red) yang di peruntukan untuk perbaikan jalan eks Pertamina agar jalannya baik sehingga bisa di nikmati oleh siapapun yg melintas di jalan tsb,” tegasnya
Ditambahkan dia, secara pribadi pertemanan kita, sangat di sayangkan jika hal seperti ini harus menjadi bahan konsumsi publik yg hanya di liat secara kasat mata ,harap maklum aja, pungkasnya. (A1)
- Penulis: Redaksi




Saat ini belum ada komentar