Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Pemkab Barito Timur Gelar Pelatihan Relawan Tanggap Darurat
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Relawan Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Barito Timur yang secara resmi dibuka Bupati Barito Timur, M. Yamin, di halaman Kantor BPBD Damkar Barito Timur, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, jajaran perangkat daerah terkait, perwakilan perusahaan, serta puluhan calon relawan dari berbagai organisasi, di antaranya Relawan Matabu Jaya, Relawan Mungkur Kandangan, Relawan Aneska, Relawan Marahu, Sulung Rescue, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Bagok, hingga Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur.
Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menegaskan bahwa Barito Timur merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai jenis bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kebakaran permukiman, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang. Karena itu, keberadaan relawan yang memiliki kemampuan dan keterampilan penanggulangan bencana menjadi kebutuhan yang sangat penting.
“Bencana tidak pernah memberi pemberitahuan waktu kedatangannya. Ketika bencana datang, yang paling dibutuhkan bukan hanya alat bantuan, melainkan manusia-manusia berhati mulia yang siap datang lebih dulu, bertindak lebih cepat, dan berjuang lebih keras demi menyelamatkan sesama,” ujar M. Yamin.
Ia mengatakan relawan merupakan kekuatan masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah saat menghadapi kondisi darurat. Kehadiran mereka di lapangan menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan sekaligus memperkuat ketangguhan daerah menghadapi ancaman bencana.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada CSR PT Adaro Indonesia yang selama ini konsisten mendukung upaya penanggulangan bencana di Barito Timur. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan logistik bagi masyarakat terdampak, serta penyediaan berbagai sarana penunjang seperti mobil pemadam kebakaran dan ambulans.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CSR PT Adaro Indonesia atas dukungannya sehingga pelatihan ini dapat terselenggara,” katanya.
Bupati berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh bukan sekadar memahami prosedur penyelamatan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa manusia.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik evakuasi korban secara aman, pertolongan pertama, navigasi di medan sulit, penanganan korban, hingga penguatan disiplin dan kerja sama tim. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan relawan dalam bertugas sekaligus meminimalkan risiko kesalahan saat menghadapi situasi darurat.
Menutup sambutannya, M. Yamin mengingatkan para calon relawan agar selalu menjunjung tinggi tanggung jawab dan amanah dalam menjalankan misi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa keselamatan diri tetap harus menjadi prioritas sebelum memberikan pertolongan kepada orang lain.
“Tanamkan rasa amanah. Menjadi relawan berarti memegang kepercayaan atas nyawa orang lain. Jangan pernah meremehkan tugas sekecil apa pun,” pesannya.
Bupati berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan relawan-relawan yang tangguh, profesional, dan sigap sehingga menjadi kekuatan utama Kabupaten Barito Timur dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Jika bencana datang lagi, kita tidak lagi panik, tidak lagi bingung, dan tidak lagi sendirian. Kita siap, kita sigap, dan kita pasti bisa bangkit bersama,” tegas M. Yamin. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar