Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Darurat Kabut Asap, Remaja 17 Tahun di Taniran Barito Timur Meninggal akibat Gagal Napas Akut

  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Tamiang Layang – Kabar duka ditengah pekatnya kabut asap datang dari Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. Seorang remaja berusia 17 tahun, Ronan Giovinco, meninggal dunia setelah mengalami sesak napas dan didiagnosis mengalami Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau gagal napas akut.

Ronan meninggal dunia di RSUD Tamiang Layang pada Minggu (20/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi ketika kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Timur.

Kabar meninggalnya Ronan sempat dikaitkan masyarakat dengan kondisi kabut asap yang menyebabkan kualitas udara memburuk. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menegaskan bahwa berdasarkan diagnosis dokter RSUD Tamiang Layang, penyebab medis yang ditemukan adalah ARDS atau gagal napas akut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung, mengatakan korban sebelumnya sempat mengalami batuk dan pilek sekitar satu pekan sebelum kondisi kesehatannya memburuk. Keluhan tersebut kemudian disebut telah sembuh dan korban tidak memiliki riwayat asma.

“Kurang lebih satu minggu yang lalu ada batuk pilek, tetapi sudah sembuh dan tidak ada riwayat asma,” kata Jimmi, Minggu (20/9/2026).

Kondisi Memburuk dalam Hitungan Jam

Jimmi menjelaskan, pada Jumat (18/9/2026), Ronan mulai mengalami demam dan merasa tidak enak badan. Meski demikian, saat itu kondisinya masih memungkinkan untuk beraktivitas seperti biasa.

Korban juga sudah tidak mengalami batuk maupun pilek.

Sehari kemudian, Sabtu (19/9/2026), kondisi kesehatan Ronan mulai menurun. Ia mengeluhkan tubuhnya semakin lemas, tetapi belum sempat mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kondisinya kemudian memburuk pada Minggu dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, Ronan mengalami sesak napas sehingga keluarganya segera membawanya ke IGD RSUD Tamiang Layang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Jam 02.00 dini hari mengeluh sesak napas, lalu dibawa ke IGD RSUD Tamiang Layang untuk mendapat pertolongan pertama,” ujar Jimmi.

Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa Ronan tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.55 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan dokter RSUD Tamiang Layang, Ronan mengalami Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau gagal napas akut.

“ARDS itu gagal napas akut,” jelas Jimmi.

Kabut Asap Disebut Dapat Memperberat Gangguan Pernapasan

Jimmi mengatakan, korban tidak memiliki riwayat alergi maupun asma. Karena itu, ia mengingatkan agar penyebab kematian tidak disimpulkan secara terburu-buru hanya berdasarkan kondisi kabut asap yang sedang terjadi.

Menurutnya, gangguan pernapasan dapat dipengaruhi berbagai faktor. Dalam kondisi Karhutla dan kabut asap, paparan asap dapat memperburuk keluhan atau gangguan pada saluran pernapasan.

“Untuk gagal napas yang terjadi seperti pada korban meninggal ini bisa terjadi karena batuk berkepanjangan ditambah dengan kabut asap yang terjadi saat ini akibat Karhutla sehingga batuknya semakin menjadi-jadi dan berakibat gagal napas,” ungkapnya.

Meski demikian, Jimmi menegaskan pentingnya masyarakat segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

Dinkes Imbau Warga Tak Abaikan Gejala Sesak Napas

Di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan, khususnya apabila mengalami batuk yang menetap, sesak napas, demam, lemas berlebihan atau keluhan lain yang berkaitan dengan sistem pernapasan.

Jimmi mengimbau masyarakat tidak menunda mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gejala tersebut.

“Kalau mengalami batuk atau gejala sesak napas, segera ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Gunakan fasilitas ruang oksigen yang tersedia di Puskesmas,” imbaunya.

Menurutnya, pemeriksaan sedini mungkin penting untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mencegah gangguan pernapasan berkembang menjadi keadaan yang lebih serius.

Selain segera mendapatkan pertolongan medis, masyarakat juga diminta mengurangi paparan asap. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar apabila tidak ada keperluan mendesak.

“Kedua, tolong pakai masker dan bila tidak perlu jangan keluar rumah,” tegasnya.

Meninggalnya Ronan menjadi perhatian di tengah kondisi Karhutla yang masih menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah Barito Timur. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan dan segera mengakses fasilitas kesehatan ketika kondisi mulai memburuk.

Kewaspadaan, penggunaan masker, mengurangi paparan asap serta pemeriksaan medis secara cepat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan masyarakat selama kondisi kualitas udara terganggu akibat kabut asap. (A1)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji

    Polda Kalteng Bentuk Tim Khusus Selidiki Penembakan 4 Warga di Kenyala

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya – Polda Kalteng membentuk tim gabungan khusus untuk menyelidiki kasus dugaan penembakan oleh aparat keamanan terhadap empat warga di Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Penembakan tersebut dilaporkan terjadi di area kebun sawit milik perusahaan pada Senin (22/12/2025). Kasus tersebut mencuat ke publik setelah viral di media sosial. Dalam unggahan yang […]

  • Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

    Sidang Isbat Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Pemerintah Tegaskan Pentingnya Persatuan Umat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta   — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026), setelah melalui proses panjang yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pemerintah, hingga pakar astronomi. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam keterangannya menegaskan bahwa sidang isbat bukan sekadar forum penetapan […]

  • Agustiar Sabran Terpilih Jadi Ketua Umum PB Percasi 2026-2030

    Agustiar Sabran Terpilih Jadi Ketua Umum PB Percasi 2026-2030

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta   — H Agustiar Sabran terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) masa bakti 2026-2030 mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Percasi XXX yang berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Agustiar berhasil meraih dukungan mayoritas mutlak dari para pemilik […]

  • Pemkab Bartim Dan DPRD, Bahas Pelayanan Kantor Desa Muara Awang dan Jalan Hauling Tambang

    Pemkab Bartim Dan DPRD, Bahas Pelayanan Kantor Desa Muara Awang dan Jalan Hauling Tambang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama DPRD Kabupaten Bartim yang membahas pelayanan Kantor Desa Muara Awang serta persoalan jalan yang dilalui jalur hauling tambang. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur, Rabu (25/2/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bartim Nusulistyo dan dihadiri […]

  • Bupati Yamin Tegaskan Arah Barito Timur Mengawal Agenda Nasional

    Bupati Yamin Tegaskan Arah Barito Timur Mengawal Agenda Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    Haedline62, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya mengawal dan menyelaraskan agenda prioritas nasional dalam melaksanakan pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur M. Yamin dalam arahannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Barito Timur Misnohartaku pada Apel Gabungan Awal Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (6/1/2026). Selanjutnya, Bupati Yamin menekankan delapan […]

  • Jadi Irup, Kapolres Bartim Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup

    Jadi Irup, Kapolres Bartim Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Senin,(1/6/2026). AKBP Eddy Santoso menyampaikan […]

expand_less