M Yamin Dorong Olahraga Barito Timur Dikelola Lebih Profesional
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah M Yamin, mendorong pengelolaan olahraga di daerah itu dilakukan secara lebih profesional dan terstruktur, sebab olahraga tidak lagi sekadar menjadi sarana mengejar prestasi, tetapi telah berkembang menjadi industri yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi atlet.
Hal itu disampaikan Yamin saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Rabu, (9/9/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, Wakil Ketua II DPRD Barito Timur Eskop, Sekretaris Daerah Misnohartaku, sejumlah kepala perangkat daerah, pimpinan KONI Barito Timur, serta perwakilan 21 cabang olahraga yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov XIII.
Yamin menilai peningkatan prestasi olahraga membutuhkan pembinaan yang tidak dilakukan secara sporadis. Potensi atlet daerah harus dipetakan dan dikembangkan melalui pola pembinaan yang terarah sehingga prestasi tidak hanya dikejar menjelang pelaksanaan Porprov, tetapi dapat dibangun secara berkelanjutan.
“Olahraga saat ini bukan lagi sekadar mengejar prestasi semata, melainkan sudah bergeser menjadi industri yang profesional dan berpotensi memberikan dampak ekonomi nyata bagi para atlet,” ujarnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet. Menurut Bupati, masing-masing pihak harus memiliki peran yang jelas dalam membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi mereka.
Di sisi lain, Yamin mengakui Barito Timur masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan olahraga. Keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas olahraga, menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian.
Kondisi tersebut semakin menantang dengan adanya efisiensi anggaran daerah akibat pemangkasan APBD. Karena itu, dukungan terhadap olahraga harus direncanakan secara cermat dengan mengutamakan program yang memberikan dampak langsung terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak boleh mengurangi semangat kontingen Barito Timur untuk berkompetisi. Yamin mengingatkan bahwa pada Porprov sebelumnya, Barito Timur masih berada di peringkat ke-11 atau termasuk tiga daerah terbawah dalam perolehan prestasi.
“Dengan perencanaan matang, pemanfaatan anggaran yang efektif, serta semangat membela nama daerah Gumi Jatan Runtai, kita optimistis bisa memperbaiki posisi dan menembus papan atas,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pematangan persiapan kontingen Barito Timur menuju Porprov XIII. Pembahasan mencakup kesiapan teknis pertandingan, kebutuhan akomodasi, dukungan anggaran, serta kesiapan fisik dan mental atlet.
Porprov XIII Kalimantan Tengah Tahun 2026 rencananya dipusatkan di Kabupaten Kotawaringin Barat, dengan Pangkalan Bun sebagai lokasi utama pelaksanaan. Ajang olahraga tingkat provinsi itu akan mempertemukan kontingen dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Pemkab Barito Timur berharap persiapan yang dilakukan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam Porprov, tetapi menjadi pijakan untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih profesional. Dengan demikian, potensi atlet lokal dapat dikembangkan secara konsisten dan prestasi olahraga daerah dapat meningkat dari waktu ke waktu. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar