Rabu, 28 Okt 2026
light_mode

Meskipun TKD Dipangkas, Pemprov Kalteng Targetkan Realisasi Investasi Rp26,75 Triliun

  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Palangka Raya –   Sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap ketentuan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Implementasi Perizinan dan Pengawasan PBBR, Bimbingan Teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta Bimbingan Teknis Implementasi Pengawasan PBBR.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026 tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5 Palangka Raya. Sebanyak 180 pelaku usaha dari berbagai sektor mengikuti kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid, baik luring maupun daring melalui platform virtual.

Kepala DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah Sutoyo, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar materi yang diberikan dapat diimplementasikan dalam aktivitas usaha masing-masing.

“Kami berharap para peserta dapat menyerap setiap materi yang disampaikan agar dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha masing-masing,” ujar Sutoyo di Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai standar dan kewajiban usaha sesuai regulasi yang berlaku sangat penting guna menciptakan kepastian hukum dalam pelaksanaan kegiatan usaha. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi terkini terkait kebijakan perizinan dan pengawasan usaha berbasis risiko.

Sutoyo menegaskan bahwa pemahaman yang baik terhadap regulasi akan membantu mengurangi berbagai kendala yang selama ini masih ditemui dalam pelaksanaan usaha di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai standar dan kewajiban usaha sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memperoleh update kebijakan terkini. Hal ini penting untuk mengurangi ketidakpastian hukum yang dapat menjadi hambatan dalam kegiatan usaha,” katanya.

Ia menambahkan, terciptanya iklim usaha yang kondusif dan kelancaran aktivitas usaha di Kalimantan Tengah akan berkontribusi terhadap peningkatan realisasi investasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Hal ini selaras dengan arahan Gubernur yang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat tata kelola perizinan dan pengawasan usaha yang transparan, efektif, serta mendukung iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” tegas Sutoyo.

Sementara itu, Pemerintah Pusat menetapkan target realisasi investasi Kalimantan Tengah pada tahun 2026 sebesar Rp26,75 triliun. Target tersebut meningkat sekitar 3,1 persen dibandingkan target tahun sebelumnya, yang menunjukkan optimisme pemerintah terhadap potensi dan daya tarik investasi di Bumi Tambun Bungai.

Untuk memperkaya materi yang disampaikan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, antara lain akademisi Universitas Palangka Raya, Kiki Kristanto, pejabat internal DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah, perangkat daerah teknis terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta perwakilan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah, Eka Mulyaningrum, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal Berlianti, serta jajaran pejabat dan peserta dari berbagai sektor usaha.

Melalui sosialisasi dan bimbingan teknis ini, DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah berharap pelaku usaha dapat semakin memahami mekanisme perizinan dan pengawasan berbasis risiko, sehingga mampu menjalankan usaha secara tertib, patuh terhadap regulasi, dan berkontribusi terhadap peningkatan investasi daerah.(*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Air Bersih ke Barito Timur, Distribusi Dilakukan Bertahap

    Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Air Bersih ke Barito Timur, Distribusi Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Barito Timur yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan data wilayah dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dalam proses distribusinya, Pemprov Kalteng menggandeng Perumdam Tirta Janang, RGB-33, serta pihak swasta yang […]

  • Gubernur Kalteng Kukuhkan 54 Paskibraka, Siap Bertugas pada 17 Agustus 2026

    Gubernur Kalteng Kukuhkan 54 Paskibraka, Siap Bertugas pada 17 Agustus 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya  –   Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengukuhkan 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (15/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para Paskibraka yang akan mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan […]

  • Tiga Raperda Inisiatif DPRD Bartim Masuk Tahap Lanjutan, Fokus Anak, Gender dan Narkotika

    Tiga Raperda Inisiatif DPRD Bartim Masuk Tahap Lanjutan, Fokus Anak, Gender dan Narkotika

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat Paripurna penyampaian Laporan Hasil Rapat Kerja Pembahasan bersama Pemerintah Daerah terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin, (19/1/2026). Paripurna ini menandai kesiapan tiga regulasi strategis untuk melangkah ke tahapan lanjutan. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio didampingi Wakil Ketua I […]

  • Akhirnya, Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers Kasus Febrie Adriansyah

    Akhirnya, Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Jakarta –  Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi profesi wartawan atas pernyataannya yang dinilai merendahkan martabat jurnalis saat konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman melalui video yang diunggah di akun Instagram […]

  • Proyek Penimbunan Jalan Perkebunan Sawit PT ISA, Diduga Gunakan Material Galian Bermasalah

    Proyek Penimbunan Jalan Perkebunan Sawit PT ISA, Diduga Gunakan Material Galian Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –    Kegiatan proyek penimbunan jalan poros di kawasan perkebunan wilayah Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi sorotan. Perusahaan PT Indopenta Sejahtera Abadi (ISA) diduga menggunakan material galian yang legalitas sumbernya dipertanyakan. Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan tersebut terjadi sekitar Agustus 2025 melalui kerja sama antara PT ISA […]

  • Pemprov Kalteng Resmi Launching Kartu Huma Betang Sejahtera

    Pemprov Kalteng Resmi Launching Kartu Huma Betang Sejahtera

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya  –   Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi meluncurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera, di Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (20/2/2026). Program yang menyasar sedikitnya  300.000 kepala keluarga (KK) tersebut didukung anggaran kurang lebih Rp400 miliar dari APBD. Kartu Huma Betang Sejahtera tidak hanya mencakup bantuan sosial reguler, tetapi juga bantuan kematian serta […]

expand_less