Siswi Kembar Barito Timur Raih Perak dan Perunggu Pada Olimpiade Bahasa Inggris FABI 15 Tahun 2026
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Tamiang Layang – Dua siswi kembar asal Kabupaten Barito Timur, Feodora Nauli Tampubolon dan Fransiska Tiar Tampubolon, sukses menembus podium nasional pada cabang Olimpiade Bahasa Inggris dalam Grand Final Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) ke-15 Tahun 2026 di Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu,(25/7/2026).
Feodora Nauli Tampubolon yang merupakan siswi SD Negeri 2 Ampah berhasil meraih Medali Perak, sementara saudara kembarnya, Fransiska Tiar Tampubolon, memperoleh Medali Perunggu. Raihan tersebut menempatkan keduanya sebagai peraih medali nasional sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Barito Timur.
Grand Final FABI 15 merupakan ajang yang diselenggarakan Emerald Education Centre (EEC) dengan tema Create Your Dream. Kompetisi tingkat nasional itu memperlombakan bidang Matematika, Sains dan Bahasa Inggris, serta diikuti peserta yang lolos dari seleksi tingkat provinsi.
Feodora dan Fransiska yang akan memasuki kelas VI SD Negeri 2 Ampah merupakan putri pasangan Parluhutan Tampubolon, aparatur sipil negara di BPBD Damkar Barito Timur, dan Nelly Madelina Sihombing, anggota DPRD Barito Timur.
Nelly mengatakan kedua putrinya mampu menembus podium nasional meski tidak mengikuti bimbingan belajar maupun memiliki mentor khusus bahasa Inggris.
“Kalau persiapan khusus sebenarnya hanya sehari sebelum lomba. Tetapi dalam keseharian di rumah mereka sudah terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris,” ujar Nelly, Minggu, (26/7/2026).
Ia menjelaskan, kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari menjadi cara kedua anaknya mengasah kemampuan berbicara dan memperkaya kosakata.
Meski demikian, menurut Nelly, kedua putrinya sempat merasa gugup saat mengikuti grand final karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah unggulan di Indonesia.
“Mereka sempat merasa gugup dan agak minder karena melihat peserta lain berasal dari sekolah-sekolah top se-Indonesia,” katanya.
Namun, rasa gugup itu berhasil diatasi hingga keduanya mampu menyelesaikan seluruh tahapan lomba dengan baik dan naik ke podium sebagai peraih medali nasional.
Nelly berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Feodora dan Fransiska untuk terus meningkatkan kemampuan, terutama karena keduanya bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Harapan kami sebagai orang tua, mereka semakin rajin belajar, semakin percaya diri dan tidak cepat puas dengan prestasi yang sudah diraih,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan para guru SD Negeri 2 Ampah yang terus mendorong kedua putrinya mengikuti berbagai kompetisi.
Melalui keberhasilan tersebut, Feodora dan Fransiska mengajak pelajar lain, khususnya di Barito Timur, agar berani mengikuti berbagai ajang perlombaan.
“Jangan takut ikut berkompetisi. Walaupun berasal dari kabupaten, tetap semangat. Cari informasi dan ilmu dari mana saja,” pesan mereka. (A1)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar