Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Tak Hargai Staf Presiden, Legal PT MUTU Tinggalkan Mediasi Sengketa Lahan

  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Headline62, Tamiang Layang –  Mediasi sengketa lahan antara keluarga Yupelis dan PT Multi Tambangjaya Utama (PT MUTU) yang difasilitasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Barito Timur berakhir tanpa kesepakatan setelah kuasa hukum (legal) PT MUTU, Hermansyah, meninggalkan ruang mediasi, Jumat, (7/8/2026).

Padahal, forum tersebut turut dihadiri Staf Presiden Wawan Hari Purwanto, yang diutus Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman untuk membantu proses penyelesaian sengketa.

Mediasi yang dipimpin Asisten I Setda Barito Timur Ari Panan P Lelu itu juga dihadiri unsur kejaksaan, kepolisian, serta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. Hermansyah diketahui meninggalkan forum saat mediasi diskors beberapa menit. Ketika mediasi kembali dilanjutkan, pihak pemerintah daerah berupaya menghubunginya melalui sambungan telepon, namun telepon selulernya sudah tidak aktif sehingga proses mediasi tidak dapat diteruskan.

Asisten I Setda Barito Timur Ari Panan P Lelu mengungkapkan, sebenarnya mediasi hampir mencapai titik temu. Namun, pembahasan terhenti saat penyusunan berita acara karena muncul perbedaan mendasar mengenai objek sengketa yang akan dimasukkan dalam dokumen kesepakatan.

“Pihak warga meminta penyelesaian atas lahan sekitar 67 hektare sekian, sedangkan yang menjadi pokok persoalan dalam mediasi hanya sekitar 22 hektare. Perbedaan itulah yang membuat kesepakatan tidak tercapai,” katanya.

Menurut Ari Panan, Tim Terpadu telah memfasilitasi kedua belah pihak secara maksimal dengan memberikan kesempatan menyampaikan dokumen maupun menghadirkan saksi. Namun, PT MUTU tidak menyetujui redaksi berita acara yang memuat keseluruhan klaim lahan sebagaimana diminta keluarga Yupelis.

“Kami sudah memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan seluruh dokumen dan menghadirkan saksi. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui fakta yang sebenarnya,” ujarnya.

Asisten mengungkapkan, persoalan portal di jalur hauling PT Bartim Coalindo (BC) kini telah ditangani Satreskrim Polres Barito Timur sehingga pemerintah daerah menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum. Selama proses penyelidikan berlangsung, masyarakat maupun pihak perusahaan telah sepakat menghormati mekanisme hukum yang berjalan.

Ari menambahkan, belum ada jadwal mediasi lanjutan. Tim PKS memilih menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Barito Timur, terutama terkait persoalan jalur hauling yang juga menjadi bagian dari konflik.

 

“Untuk sementara kita menunggu hasil dari Satreskrim. Karena setelah skorsing pihak PT MUTU meninggalkan forum, mediasi tidak dapat dilanjutkan dan tidak ada kesepakatan yang bisa ditandatangani,” katanya.

Ia juga membenarkan bahwa pihak PT MUTU meninggalkan forum karena keberatan terhadap pembahasan tuntutan lahan seluas sekitar 67,11 hektare yang menurut perusahaan berada di luar pokok sengketa yang sedang dimediasi.

Sementara itu, perwakilan keluarga Yupelis, Kantan, menegaskan bahwa tuntutan atas lahan seluas 67,11 hektare bukanlah persoalan baru. Menurutnya, keluarga Yupelis juga menuntut pembayaran ganti rugi atas lubang tambang dan tanaman sengon yang telah digarap PT MUTU di areal tersebut.

“Menurut kami, penagihan ganti rugi lubang tambang dan tanaman sengon yang dilakukan PT MUTU di lahan yang mereka garap belum pernah diselesaikan. Itulah yang kami tagih sebagai bagian dari perjanjian ini, yakni sekitar 67,11 hektare,” ujar Kantan.

Kantan mengatakan surat tuntutan terkait lahan tersebut telah dikirimkan kepada kantor pusat PT MUTU di Jakarta sejak 20 April 2026. Karena itu, pihaknya tidak memahami alasan Hermansyah menolak agar tuntutan tersebut dicantumkan dalam berita acara kesepakatan mediasi.(A1)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    Pemkab Bartim Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang –  Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur TNI dan pemerintah kecamatan melaksanakan peninjauan lokasi rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim dan Koperasi Merah Putih di Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kamis (30/1/2026). Peninjauan lokasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Camat Patangkep Tutui, perwakilan SPPG […]

  • Pemkab Bartim Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja Melalui Bimtek Implementasi SAKIP

    Pemkab Bartim Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja Melalui Bimtek Implementasi SAKIP

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  –   Bupati Barito Timur M Yamin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Hal  tersebut disampaikan Bupati Barito Timur M Yamin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bupati Drs.Osa Awatanu,saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimplementasian […]

  • Kartu Huma Betang Sejahtera Diluncurkan Februari 2026, Kriteria Penerima Sudah Ditentukan, Apakah Termasuk Anda?

    Kartu Huma Betang Sejahtera Diluncurkan Februari 2026, Kriteria Penerima Sudah Ditentukan, Apakah Termasuk Anda?

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    Headline62,Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) akan resmi diluncurkan pada Februari 2026. Kriteria penerima sudah ditentukan. Program ini menjadi salah satu kebijakan strategis dan prioritas utama Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dalam upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi […]

  • Dorong Penguatan UMKM, Pemkab Bartim Ikuti Kick Off Road to Dekranas 2026

    Dorong Penguatan UMKM, Pemkab Bartim Ikuti Kick Off Road to Dekranas 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Tamiang Layang  — Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengikuti kegiatan Kick Off Road to Dekranas 2026 yang dilaksanakan secara daring, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur dan diikuti sejumlah perangkat daerah terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kerajinan dan pelaku UMKM daerah. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur diwakili […]

  • Setelah Kirang lebih Dua Minggu di Perjalanan, Jenazah Prof Dr Birute Galdikas Tiba di Pangkalan Bun

    Setelah Kirang lebih Dua Minggu di Perjalanan, Jenazah Prof Dr Birute Galdikas Tiba di Pangkalan Bun

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Pangkalan Bun  —   Tepat  pukul 15.45 WIB,  mobil ambulans yang membawa jenazah Prof Dr Birute Mary Galdikas, masuk ke pintu gerbang rumah duka di Desa Pasir Panjang, Senin (13/4/2026). Kedatangan jenazah Prof Birute Galdikas disambut langsung oleh seluruh staf OFI, dan ratusan pelayat lainnya, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Camat Arut […]

  • Kasus Fraud Bank Kalteng Diproses Hukum, OJK Pastikan Dana Nasabah Aman

    Kasus Fraud Bank Kalteng Diproses Hukum, OJK Pastikan Dana Nasabah Aman

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    Headline62, Palangka Raya  —  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah memastikan kasus fraud yang terjadi di Bank Kalteng telah ditangani secara menyeluruh, baik dari sisi internal perbankan maupun proses hukum terhadap pelaku. Kepala OJK Kalteng, Primadanu Febriyan Aziz, di Palangka Raya,  Sabtu (11/4/2026) menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berlangsung dalam rentang akhir 2023 hingga pertengahan 2024. […]

expand_less