Didampingi Pangdam dan Kapolda, Gubernur Kalteng Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Jihing Kecamatan Balai Riam
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Headline62, Sukamara – Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026).
Kehadiran infrastruktur baru ini di harapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi hambatan mobilitas masyarakat setempat.
Kedatangan rombongan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) tingkat provinsi ini disambut langsung oleh Bupati Sukamara, Masduki, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sukamara.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XXII/Tambun Bungai, Korem, hingga Kodim, atas kerja keras mereka dalam merealisasikan pembangunan jembatan perintis ini.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Sukamara, saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi dibangunnya Jembatan Perintis Garuda ini. Terima kasih kepada Kodam Tambun Bungai, Korem, dan Kodim yang telah bekerja keras membangun Jembatan Garuda, satu jembatan di Sukamara dan dua jembatan di Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata tingginya komitmen, kepedulian, dan semangat pengabdian TNI. TNI dinilai tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan negara, tetapi juga senantiasa hadir langsung untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Jembatan Garuda memiliki fungsi strategis bagi warga sekitar. Infrastruktur ini menghubungkan akses langsung antara Desa Jihing menuju Desa Petarikan, dan sebaliknya.
Sebelum jembatan ini berdiri, masyarakat harus menempuh jalur memutar yang memakan waktu cukup lama. Dengan beroperasinya Jembatan Garuda, efisiensi waktu perjalanan dapat dirasakan secara langsung.
Agustiar berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas baru ini dengan baik, sehingga roda perekonomian di wilayah Sukamara dan sekitarnya dapat bergerak semakin cepat.(A1/*)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar